TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kursus Pelatih Lisensi D Nasional yang digelar PSSI Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya diarahkan untuk menambah jumlah pelatih sepak bola berlisensi. KONI Kabupaten Tasikmalaya menargetkan kegiatan tersebut mampu melahirkan pelatih-pelatih baru yang menjadi penggerak pembinaan pemain dari tingkat akar rumput.
Kursus yang dibuka di SDN Sukamenak, Minggu (13/9/2026), itu diikuti 120 peserta. Kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kepelatihan sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola sejak usia dini.
Ketua Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan kursus tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas pelatih menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan sepak bola di daerah.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
“Kami sangat mengapresiasi PSSI Kabupaten Tasikmalaya yang telah menyelenggarakan Lisensi D ini untuk meningkatkan SDM di bidang sepak bola,” Ketua Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, M.Si.
Ia menilai pelatih memiliki peran penting dalam menentukan kualitas proses pembinaan. Pelatih yang memiliki kompetensi tidak hanya dituntut mengajarkan kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu menemukan dan mengembangkan potensi pemain sejak usia dini.
Erry berharap para peserta yang nantinya mengantongi lisensi dapat memberikan dampak nyata bagi anak-anak Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.
“Dengan lahirnya pelatih-pelatih yang hebat, diharapkan ke depannya bisa melahirkan anak-anak yang bertalenta di bidangnya dan berprestasi,” katanya.
Karena itu, keberadaan 120 peserta dalam kursus tersebut dipandang sebagai investasi SDM untuk memperkuat mata rantai pembinaan sepak bola. Semakin banyak pelatih yang memiliki kapasitas, semakin luas pula jangkauan pembinaan dan peluang munculnya pemain berkualitas dari tingkat akar rumput.
Di sisi lain, Erry menyebut keberlanjutan pembangunan Stadion Kaliki Mangunreja menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Tasikmalaya.
“Pembangunan stadion tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan infrastruktur olahraga yang selama ini dibutuhkan untuk menunjang pembinaan dan pengembangan sepak bola di Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya.
Baca Juga:Pengayuh Becak di Manonjaya Terima Becak Listrik, Ini Pesan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jejen JenalMagnet Pilpres 2029 Menguat, Waketum Golkar Ahmad Doli Tangkap Sinyal dari AHY
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kursus Pelatih Lisensi D Nasional, Agis Mujib Prayitno, S.Pd., menegaskan kursus tersebut tidak boleh berhenti pada pencapaian lisensi.
