Bukan Sekadar Lisensi, KONI Kabupaten Tasikmalaya Bidik Pelatih Sepak Bola Baru

Koni kabupaten tasikmalaya
Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya membuka kegiatan Kursus Pelatih Lisensi D Nasional bertempat di SDN Sukamenak, Minggu (13/9/2026). (Istimewa)
0 Komentar

“Kami berharap dengan adanya Kursus Lisensi D Nasional ini, para peserta calon pelatih, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya, dapat menjalankan kegiatan dengan baik dan saksama serta menerima materi yang disampaikan oleh pelatih edukator,” katanya.

Agis menjelaskan, peserta mendapatkan materi dari pelatih edukator yang memiliki kompetensi dan lisensi kepelatihan. Para edukator tersebut ditunjuk langsung oleh PSSI Pusat.

Bekal tersebut diharapkan dapat diterapkan peserta setelah kembali ke klub maupun lingkungan sepak bola masing-masing. Dengan begitu, materi yang diperoleh selama kursus tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar berpengaruh terhadap pola pembinaan pemain.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat

“Selain itu, kami berharap mereka bisa mengamalkan ilmu yang didapatkan pada kesempatan lisensi ini,” ujarnya.

Agis juga mengaitkan pelaksanaan kursus dengan rencana pengembangan sepak bola Kabupaten Tasikmalaya, termasuk harapan terhadap keberlanjutan pembangunan stadion. Menurutnya, pembangunan sarana olahraga perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM agar dapat memberikan dampak maksimal.

“Karena dalam menyongsong stadion yang kita tunggu-tunggu, mudah-mudahan pada tahun 2027, dengan adanya lisensi ini dan jumlah 120 peserta ini, kita bisa mendapatkan dan menjaring pemain-pemain hebat dari hasil pelatih-pelatih yang digodok pada saat pelaksanaan kursus,” katanya.

Dengan demikian, kursus Lisensi D Nasional diharapkan menjadi titik awal penguatan pembinaan sepak bola yang lebih terarah dan berkelanjutan. Para peserta tidak hanya ditargetkan menjadi pelatih berlisensi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari proses pencarian, pembentukan, dan pengembangan pemain potensial.

Agis turut menyampaikan apresiasi kepada PSSI Jawa Barat, PSSI Kabupaten Tasikmalaya, dan Pemerintah Daerah yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan terhadap peningkatan kualitas SDM kepelatihan dinilai perlu berjalan beriringan dengan penyediaan sarana olahraga yang memadai.

Dengan perpaduan antara pelatih berkualitas, pembinaan yang terarah, dan infrastruktur yang memadai, Kabupaten Tasikmalaya diharapkan memiliki fondasi lebih kuat untuk membangun sepak bola mulai dari akar rumput hingga jenjang prestasi.

“Jika pembangunan Stadion Kaliki berjalan sesuai rencana dan dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM kepelatihan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki modal yang lebih kuat untuk membangun ekosistem sepak bola dari tingkat akar rumput hingga jenjang prestasi,” pungkasnya. (obi)

0 Komentar