Pola Belanja Bergeser ke Online, Mal di Tasikmalaya Adaptasi Jadi Pusat Hiburan dan Kuliner

mal di tasikmalaya
Pengunjung Mayasari Plaza memadati area foodcourt beberapa waktu lalu.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pergeseran kebiasaan belanja ke platform daring tidak serta-merta membuat pusat perbelanjaan kehilangan pengunjung. Bagi sebagian konsumen, mal di Tasikmalaya kini lebih sering menjadi tempat makan, nongkrong, dan melepas penat, sementara kebutuhan barang seperti pakaian lebih banyak dipenuhi secara online.

Sofa, salah seorang pengunjung Mayasari Plaza Tasikmalaya, mengatakan kunjungannya ke mal kini lebih banyak digunakan untuk makan dan bermain. Ia biasanya datang sekitar sebulan sekali, terutama untuk mencari suasana berbeda setelah menjalani rutinitas pekerjaan.

“Lebih ke refreshing saja, setelah mumet mengurus pekerjaan,” ujarnya.

Baca Juga:Tak Sekadar Seremoni, Alfaland Group Hadirkan Pelayanan Personal di Hari Pelanggan Nasional 2026Jangan Lakukan Aktivitas Ini Saat Motor Melaju, Fokus Jadi Kunci Keselamatan Berkendara

Untuk kebutuhan pakaian, Sofa mengaku lebih sering berbelanja secara online karena mempertimbangkan harga. Meski demikian, ia masih melihat kelebihan berbelanja langsung di toko karena dapat melihat dan memeriksa barang sebelum memutuskan membeli.

“Kalau beli langsung, bisa langsung lihat barangnya, cek-cek barangnya,” katanya.

Pengalaman berbeda dalam menentukan pilihan tempat berbelanja disampaikan Yulia. Ia mengaku lebih sering datang ke mal untuk makan atau nongkrong. Namun, frekuensi kunjungannya tidak terlalu sering, yakni sekitar dua atau tiga bulan sekali. Baginya, datang ke pusat perbelanjaan menjadi salah satu cara untuk memberi waktu bagi diri sendiri di tengah rutinitas.

“Biasanya buat self-reward, sekalian makan atau nongkrong,” ujarnya saat berada di Plaza Asia Tasikmalaya.

Yulia mengatakan pilihan berbelanja secara langsung atau melalui platform online bergantung pada barang yang hendak dibeli. Untuk pakaian dan barang lainnya, ia cenderung memilih online karena harga yang ditawarkan dinilai lebih murah. Sebaliknya, untuk makan, ia justru lebih memilih datang langsung.

“Kalau makan, mending langsung karena lebih murah. Tapi kalau belanja baju dan barang lainnya, lebih baik online karena harganya lebih murah,” katanya.

Sementara itu, Dewi Santi, tetap memilih datang langsung ke toko ketika hendak membeli barang. Selain dapat melihat kualitas barang secara langsung, ia juga dapat memilih produk sesuai kebutuhannya dan memiliki kesempatan untuk menawar harga.

Baca Juga:Santika Indonesia Hadirkan Laras Lembur, Cara Berbeda Memperkuat Hospitality Jawa Barat Lewat Perjalanan PenuhStart dari Pit Lane, Rheza Danica Ciptakan Kejutan di ARRC Sepang 2026 dan Bawa AHRT Kokoh di Puncak Klasemen

“Kalau beli langsung, kita bisa melihat kualitas barangnya, memilih barang yang sesuai, bahkan bisa menawar harga. Jadi lebih yakin sebelum membeli,” ujarnya ketika berada di Mayasari Plaza.

0 Komentar