Jangan Lakukan Aktivitas Ini Saat Motor Melaju, Fokus Jadi Kunci Keselamatan Berkendara

Keselamatan Berkendara
Berhenti sejenak merupakan pilihan yang jauh lebih aman dibandingkan memaksakan diri melakukan aktivitas lain sambil mengendarai sepeda motor. (DAM For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sepeda motor menjadi salah satu moda transportasi yang tak terpisahkan dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Mulai dari berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, hingga menjalankan berbagai keperluan, sepeda motor kerap menjadi pilihan untuk menunjang mobilitas.

Namun, padatnya aktivitas terkadang membuat sebagian pengendara melakukan kegiatan lain ketika sepeda motor masih melaju. Kebiasaan seperti melihat notifikasi telepon seluler, menerima panggilan, membalas pesan, merokok, bahkan makan dan minum terlihat sederhana. Padahal, aktivitas tersebut dapat mengalihkan perhatian dan menurunkan kemampuan pengendara dalam mengantisipasi situasi di jalan.

Berkendara sepeda motor membutuhkan koordinasi antara penglihatan, tangan, pikiran, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Kondisi lalu lintas yang terus berubah juga menuntut pengendara untuk selalu siap menghadapi berbagai potensi bahaya yang dapat muncul secara tiba-tiba.

Baca Juga:Santika Indonesia Hadirkan Laras Lembur, Cara Berbeda Memperkuat Hospitality Jawa Barat Lewat Perjalanan PenuhStart dari Pit Lane, Rheza Danica Ciptakan Kejutan di ARRC Sepang 2026 dan Bawa AHRT Kokoh di Puncak Klasemen

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ludhy Kusuma, menekankan pentingnya menjaga konsentrasi selama berkendara. Menurutnya, pengendara perlu memberikan perhatian penuh terhadap kendali sepeda motor sekaligus membaca kondisi lingkungan di sekitarnya.

Melakukan aktivitas lain saat motor berjalan dapat membuat perhatian terbagi. Akibatnya, respons pengendara terhadap potensi bahaya menjadi tidak optimal. Karena itu, berkendara sebaiknya ditempatkan sebagai fokus utama selama perjalanan dengan selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman.

Tiga Jenis Gangguan Konsentrasi

Gangguan konsentrasi ketika berkendara pada dasarnya dapat terjadi dalam beberapa bentuk. Salah satunya adalah gangguan visual, yaitu ketika pandangan pengendara tidak lagi tertuju pada jalan.

Contohnya adalah ketika pengendara melihat telepon seluler, mencari barang, atau melakukan aktivitas lain yang membuat mata tidak fokus ke arah perjalanan. Dalam kondisi tersebut, pengendara dapat kehilangan informasi penting di depan, seperti kendaraan yang melakukan pengereman mendadak, lubang di jalan, maupun pergerakan pengguna jalan lainnya.

Selain gangguan visual, terdapat pula gangguan manual. Kondisi ini terjadi ketika tangan pengendara tidak sepenuhnya digunakan untuk mengendalikan sepeda motor.

Memegang telepon, makanan, minuman, atau benda lainnya dapat mengurangi kesiapan pengendara ketika harus melakukan pengereman atau melakukan manuver secara tiba-tiba. Padahal, kedua tangan memiliki peran penting dalam menjaga kendali sepeda motor.

0 Komentar