Belum Kebagian Becak Listrik? Pemkot Tasikmalaya Buka Daftar Tunggu, Tegaskan Penerima Tak Terkait Desil

becak listrik bantuan Presiden Prabowo
Ratusan becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo sebelum dibagikan kepada lansia penerimanya di lapangan Bale Kota Tasikmalaya, Selasa (8/9/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

“Untuk 220 ini sebenarnya sudah cukup tinggi dibandingkan kabupaten ataupun kota lain. Ada yang cuma 55, ada yang 60, ada yang 150, kemudian yang maksimal kami 220 yang ada di Tasik,” kata Firman.

Ia menyebut bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan beban pengemudi becak, khususnya mereka yang telah lanjut usia.

Firman berharap becak listrik yang diberikan benar-benar digunakan untuk menopang pekerjaan dan ekonomi keluarga penerima.

Baca Juga:220 Becak Listrik Mulai Dibagikan di Kota Tasikmalaya, Viman Instruksikan SPKLU DiperluasKarim Klaim Kantongi 90 Voter, Persaingan Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Kian Panas

“Jangan dijual, jangan digadaikan dan lain sebagainya. Sehingga betul-betul bisa bermanfaat untuk mendukung dia sebagai pejuang mencari nafkah dan juga sebagai pahlawan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya,” jelasnya.

Di sisi lain, penerima becak listrik mengaku bantuan tersebut cukup meringankan pekerjaan mereka yang sudah puluhan tahun mengayuh becak.

Iwan Ridwan (63), warga Tawang, mengaku telah menjadi penarik becak sejak 1982. Ia biasa mangkal di kawasan Taman Pahlawan.

“Atoh pisan, aseut kabantu pisan,” ujar Iwan.

Menurutnya, becak listrik membuat pekerjaan lebih ringan, terutama karena faktor usia yang membuat tenaga tidak lagi sekuat dulu.

“Lebih gampang, lebih ka enteng kana tanagi teh. Ari tos sepuh mah,” katanya.

Hal serupa disampaikan Dayat Hidayat (73), warga Cipeurang Kulon. Dayat mengaku telah menjadi penarik becak sejak 1970.

Ia bersyukur mendapat bantuan becak listrik karena tenaganya kini mulai terbatas.

Baca Juga:Belum Ada Abu Krakatau, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Sudah Bagikan 100 MaskerAbu Vulkanik Belum Masuk Priangan Timur, BPBD Kota Tasikmalaya Tetap Siaga

“Alhamdulillah pisan, nya sareng ngeter bantu kitu. Geus kurang tanaga ayeuna aya ieu,” ucapnya.

Dayat berharap ke depan kondisi masyarakat semakin sejahtera.

“Sing beuki maju. Indonesia maju, Tasik maju,” katanya.

Becak listrik yang diberikan tersebut juga disertai sejumlah aturan. Penerima dilarang menjual, menyewakan maupun menggadaikan kendaraan.

Stiker bantuan juga tidak boleh dilepas dan kabel tidak boleh diutak-atik karena berisiko korsleting.

Becak disebut telah dirancang tahan air, memiliki baterai dengan daya paling rendah 450 watt dan mampu membawa beban maksimal 250 kilogram.

Baterai berada di bawah jok dan dapat dilepas untuk pengisian daya di rumah.

Penerima juga diperbolehkan melakukan modifikasi atau variasi pada becak, selama tidak mencabut stiker bantuan dan tidak mengutak-atik sistem kabel.

0 Komentar