Langkah tersebut dinilai penting agar para pelaku usaha konstruksi tidak tertinggal mengikuti perkembangan pembangunan dan regulasi.
“Kita jalani sebaik-baiknya, perbanyak diskusi sehingga kita dapat informasi-informasi terkait dengan pembangunan konstruksi bisa kita ikuti dengan baik,” tutur Agus.
Agus mengakui dunia konstruksi saat ini menghadapi perubahan yang cukup cepat.
Baca Juga:Jam Kerja Pegawai Pemkot Tasikmalaya Akan Berubah, Masuk Lebih PagiPelaku Utama Kasus Remaja Kota Tasikmalaya Meninggal Dianiaya Geng Motor Ternyata di Bawah Umur
Karena itu, Gapensi harus mampu mempersiapkan anggotanya agar tetap eksis dan memiliki daya saing.
“Kita harus lagi bersabar dan mudah-mudahan pada waktunya kita juga bisa eksis atau bisa mewarnai pembangunan di Kota Tasikmalaya,” pesannya.
Namun, di balik kepemimpinan barunya, Agus juga menyoroti pentingnya regenerasi.
Menurut dia, keberlanjutan organisasi tidak cukup hanya mengandalkan pergantian struktur kepengurusan.
Agus juga ingin mengubah kantor Gapensi menjadi ruang bersama bagi seluruh anggota. Ia mengajak para anggota lebih aktif berdiskusi dan membangun komunikasi, termasuk dengan cara sederhana seperti berkumpul dan ngopi bersama.
“Saya berharap Gapensi ke depan itu adalah Gapensi semuanya, milik semua anggotanya. Maka saya berharap teman-teman anggota sekali-kali ngopi di kantor,” tuturnya.
Menurut Agus, kantor Gapensi yang telah dimiliki sendiri harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk bertukar gagasan, membahas perkembangan dunia konstruksi, sekaligus mempersiapkan anggota menjadi pengusaha yang lebih profesional.
“Jadikan kantor Gapensi itu kantor kita bersama. Alhamdulillah kita sudah punya sendiri. Mari kita berdiskusi bagaimana kita mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha yang lebih profesional,” harapnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah kepengurusan baru.
Baca Juga:Belum Kebagian Becak Listrik? Pemkot Tasikmalaya Buka Daftar Tunggu, Tegaskan Penerima Tak Terkait Desil220 Becak Listrik Mulai Dibagikan di Kota Tasikmalaya, Viman Instruksikan SPKLU Diperluas
Sebab, di tengah cepatnya perubahan dunia konstruksi, organisasi tidak cukup hanya ramai saat musyawarah cabang.
Setelah palu sidang diketuk dan kepengurusan dilantik, tantangan sebenarnya justru dimulai: menjaga organisasi tetap hidup, anggotanya aktif, dan mampu ikut mewarnai pembangunan Kota Tasikmalaya.
Dalam Muscab ini posisi sekretaris diduduki Asep Azwar dan Bendahara dikuasai Tedi Sudrajat.
Muscab VI Gapensi juga dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya Hesti Widiawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya Sandi Lesmana, Pengurus Kadin Muhamad Abdul Karim, Ketua Gapeksindo Asep Budi Pramono serta sejumlah tamu undangan lainnya. (rezza rizaldi)
