Warga Garut Kesulitan Air Bersih, 324 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 11 Kecamatan

Air bersih
Pendistribusian air bersih di Kecamatan Cigedug beberapa waktu yang lalu. (BPBD Garut)
0 Komentar

GARUT, RADRTASIK.ID – Musim kemarau mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Garut. Mereka mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut pun terus mengintensifkan pendistribusian air bersih bagi warga terdampak musim kemarau.

Berdasarkan data rekapitulasi penanganan kekeringan sejak 31 Mei hingga 2 September 2026, sebanyak 324.000 liter air bersih telah disalurkan ke berbagai wilayah terdampak.

Baca Juga:PGRI Kota Banjar Ingatkan Guru Agar Tak Terjebak Pinjaman Ilegal dan JudolDorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan Provinsi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saepulloh menyebut, penanganan bencana kekeringan dilakukan secara terpadu untuk memastikan kebutuhan mendasar masyarakat terlayani.

“Sampai dengan awal September ini, penanganan distribusi air bersih telah menjangkau 11 kecamatan dan 19 desa atau kelurahan yang terdampak musibah kekeringan,” ucapnya, Kamis, 3 September 2026.

Ia menerangkan, total layanan mencakup 4.353 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 11.620 jiwa masyarakat Kabupaten Garut.

Guna mengoptimalkan jangkauan pengiriman air, BPBD Kabupaten Garut bersama unsur gabungan telah mengerahkan 68 armada tangki truk air suplai ke titik-titik krisis air bersih.

Distribusi air bersih terbesar disalurkan ke wilayah Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, yang telah menerima pasokan hingga 69.000 liter, Kecamatan Cigedug ini memang setiap tahunnya selalu langganan kekurangan air bersih saat musim kemarau.

Ia mengatakan, wilayah lain dengan suplai air bersih cukup besar ada dua desa.

“Desa Linggamanik di Kecamatan Sucinaraja sebesar 25.000 liter, serta Desa Karyamekar di Kecamatan Cilawu sebesar 15.000 liter,” katanya.

Baca Juga:Kawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan SementaraPenerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan Kecelakaan

Selain itu, bantuan air bersih juga disalurkan ke beberapa wilayah strategis lainnya seperti Kelurahan Cimuncang dan Sukanegla (Garut Kota), Kelurahan Sukajaya (Tarogong Kidul), Desa Sirnajaya (Tarogong Kaler), Desa Karyamekar dan Padamukti (Pasirwangi), serta beberapa desa di wilayah Banyuresmi, Sukaresmi, Cibatu, dan Karangpawitan.

Aah menambahkan, upaya penanganan penanggulangan kekeringan merupakan hasil kolaborasi dari berbagai instansi dan unsur relawan di Kabupaten Garut.

“Pendistribusian air bersih ini terlaksana atas sinergi bersama antara BPBD, Disdamkarmat, Dinas Sosial, PDAM, Baznas, serta didukung penuh oleh unsur relawan dari Relawan Gesit,” pungkasnya. (Agi Sugiana)

0 Komentar