Situs Megalitik Gunung Payung Dirusak, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Segera Turun ke Lokasi

Situs budaya dirusak
Batu Silindris Berelief yang menjadi situs budaya Megalitik di Kawasan Situs Gunung Payung Dusun Awiluar, Desa Sirnajaya Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya menjadi sasaran vandalisme tangan yang tidak bertanggung jawab. (Istimewa)
0 Komentar

Bidang Kebudayaan juga mendorong kajian lebih lanjut oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi. Kajian diperlukan untuk memastikan nilai penting, kondisi fisik, serta status objek sebagai Objek Diduga Cagar Budaya.

Apabila hasil verifikasi dan kajian menemukan adanya tindakan yang bertentangan dengan ketentuan pelestarian cagar budaya, Bidang Kebudayaan akan merekomendasikan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Bidang Kebudayaan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan terhadap objek atau situs yang diduga memiliki nilai sejarah dan budaya tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan dan arahan dari pihak yang berwenang,” imbaunya.

Baca Juga:Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan KemerdekaanSembilan Atlet Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Bawa Pulang 9 Medali dari Kejurnas di Kota Bekasi

Bidang Kebudayaan juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Situs Gunung Payung sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Sebab, pelestarian situs tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Pelestarian warisan budaya, lanjut Bidang Kebudayaan, harus mengedepankan prinsip perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati nilai sejarah, budaya, serta kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat.

Langkah Disdikbud tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap dugaan kerusakan terhadap objek budaya ditangani secara serius, objektif, dan berdasarkan ketentuan yang berlaku. (dik)

0 Komentar