Remaja 16 Tahun Meninggal Usai Bentrok Geng Motor di Tasikmalaya, Polisi Kejar Jawaban dari Hasil Autopsi

autopsi remaja korban bentrok geng motor
Polisi saat memeriksa lokasi bentrok geng motor Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Minggu dini hari (30/8/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kematian IMM (16), remaja asal Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menyisakan teka-teki yang belum terjawab.

Polisi kini memburu kepastian penyebab kematian korban yang sebelumnya mengalami luka serius di bagian kepala setelah diduga terlibat bentrok di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi.

Untuk mengurai kasus tersebut, Polres Tasikmalaya Kota telah melakukan autopsi terhadap jenazah IMM di Bandung.

Baca Juga:Karhutla Terus Mengintai Kota Tasikmalaya! Ilalang Kering dan Keterbatasan Air Jadi AncamanTak Sekadar Menjalani Hukuman, Warga Binaan Lapas Tasikmalaya Dapat Layanan Pendidikan dan Kesehatan 

Pemeriksaan forensik itu menjadi salah satu kunci bagi penyidik untuk memastikan luka yang dialami korban sekaligus mencari petunjuk terkait penyebab kematiannya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, hasil autopsi masih menunggu pemeriksaan tim forensik.

“Untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, kami telah melakukan autopsi terhadap jenazah di Bandung. Hasilnya masih menunggu dari tim forensik,” ujar Januar, Kamis (3/9/2026).

Kasus ini bermula dari insiden yang terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 02.15 WIB.

Saat itu, IMM diketahui tengah berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Beat bersama dua rekannya, ZG (18) dan RA (17).

Ketiganya melintas di kawasan Jalan E.Z. Muttaqin ketika diduga terlibat bentrok dengan sekelompok orang yang hingga kini masih berusaha diidentifikasi polisi.

Dalam insiden tersebut, IMM yang berada di posisi depan sepeda motor diduga menjadi sasaran pemukulan menggunakan benda tumpul.

Baca Juga:Bayi Dibuang di Rumah Kosong Tasikmalaya, Polisi Kejar Jejak PelakuBentrok Geng Motor di Tasikmalaya! Remaja 16 Tahun Meninggal Usai Kepala Dipukul Benda Tumpul

Pukulan itu mengenai bagian kepala hingga korban mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri.

Dua rekannya kemudian membawa IMM ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, kondisi korban terus memburuk meski telah mendapat penanganan intensif. IMM akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026).

Kini, persoalannya bukan sekadar siapa yang terlibat bentrok, tetapi apa yang sebenarnya terjadi pada dini hari itu.

Polisi masih harus merangkai potongan kejadian dari keterangan saksi, pemeriksaan lokasi, hingga hasil forensik.

Sebab, hingga saat ini belum ada kesimpulan mengenai motif maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Januar mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian.

0 Komentar