TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Belum adanya sarana pengisian baterai untuk umum membuat pengayuh becak listrik hanya bisa mengandalkan listrik di rumah. Artinya, mereka harus pulang ketika baterai habis atau lemah.
Pada saat bantuan becak listrik dibagikan, sempat disebut akan disiapkan fasilitas stasiun atau tempat pengisian baterai, hingga kini fasilitas pengecasan umum untuk becak listrik di Kota Tasikmalaya belum tersedia.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Ajat Sudrajat, mengatakan Kota Tasikmalaya mendapatkan bantuan sebanyak 220 unit becak listrik. Namun, hingga saat ini belum terdapat terminal maupun stasiun pengisian baterai listrik yang dapat digunakan secara umum oleh para pengemudi becak listrik.
Baca Juga:Tim Penataan Dadaha Tasikmalaya Berjalan Tanpa PimpinanAmir Mahpud: Gunting Pita Bukan Garis Finish!
“Untuk saat ini belum tersedia terminal atau stasiun umum pengisian baterai listrik,” ujar Ajat.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, pengisian baterai becak listrik untuk sementara masih dapat dilakukan di rumah masing-masing pengemudi. Ajat mengaku pihaknya juga belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai rencana pembangunan fasilitas pengisian baterai khusus becak listrik tersebut.
“Kalau saat ini belum dapat informasi. Kemungkinan ke depan, apabila kendaraan listrik sudah banyak beroperasi di Kota Tasikmalaya, akan dibangun stasiun pengisian listrik baterai, termasuk untuk becak listrik,” katanya.
Dengan demikian, kebutuhan fasilitas pengisian daya menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik yang beroperasi di Kota Tasikmalaya.
Salah seorang pengemudi becak listrik, Mujidin (52), mengatakan dirinya hingga saat ini belum mengetahui adanya lokasi khusus yang menyediakan fasilitas pengecasan becak listrik untuk umum.
“Belum tahu ada lokasi pengecasan untuk umum. Selama ini ngecas di rumah saja,” ujar Mujidin.
Menurut Mujidin, proses pengisian daya baterai becak listrik membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Durasi tersebut membuat pengemudi harus mengatur waktu operasional, terutama ketika baterai mulai habis saat sedang berada di luar rumah.
“Sekitar tiga jam,” katanya.
Baca Juga:Di Kota Tasikmalaya, Oktober Diprediksi Masih KeringDorong Pendidikan yang Adaptif, BNI dan Unpad Perkuat Kolaborasi
Dia pun mendapatkan informasi, jika setelah dibagikan akan disediakan beberapa tempat stasiun pengisian baterai. “Katanya seperti itu tapi belum ada hingga saat ini,” kata dia. (Ujang Nandar)
