PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran sudah menyiapkan desain tempat relokasi untuk para pedagang Pasar Nanjung Sari selama proses revitalisasi. Rencananya, fasilitas yang disiapkan untuk setiap pedagang tidak akan seragam.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Dadan Sugista mengatakan dalam proses pendataan terbaru, terdapat 126 pedagang eksisting yang masuk dalam tim pendataan untuk ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung ke lokasi.
“Data ini akan ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi dan pertemuan bersama himpunan pedagang,” katanya Kamis (24/9/2026).
Baca Juga:Digitalisasi Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya Terhambat Sinyal dan Jukir LiarTim Penataan Dadaha Tasikmalaya Berjalan Tanpa Pimpinan
Menurutnya, penataan kios pedagang nantinya, tidak akan dilakukan secara seragam. Pemkab Pangandaran akan mempertimbangkan jenis usaha dan karakteristik masing-masing pedagang agar pemanfaatan gedung lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Dalam konsep penataan tersebut, sejumlah kios akan disiapkan berdasarkan jenis komoditas yang dijual.
Untuk kios pedagang pakaian pantai, makanan dan minuman, serta kerajinan direncanakan berukuran 2,5 kali 6 meter per kios. Sementara pedagang buah-buahan akan ditempatkan pada kios berukuran 2,3 kali 3 meter.
Sebanyak 22 unit kios buah direncanakan berada di bagian paling depan kawasan dengan mempertimbangkan karakteristik usaha dan kebutuhan ruang berjualan
Dadan menegaskan, desain baru tersebut juga akan memberikan ruang yang lebih luas bagi aktivitas pedagang dan pengunjung dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Luas kios dan jalan lorong lebih besar dari sebelumnya, supaya pedagang maupun pengunjung lebih nyaman,” ucapnya.
Dadan berharap, penataan gedung tidak hanya menghidupkan kembali kawasan yang lama terbengkalai, tapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menata aktivitas perdagangan di kawasan wisata.(Deni Nurdiansah)
