KONI Minta Tribun SOR Mangunreja Tasikmalaya Diselesaikan Lebih Dulu

Sor mangunreja
Bangunan SOR Mangunreja kondisi terbengkalai belum mendapatkan sokongan dana penyelesaian dari pemerintah daerah, provinsi dan pusat. (Diki Setiawan/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

Menurutnya, langkah tersebut tidak harus langsung membutuhkan anggaran hingga ratusan miliar rupiah. Penyelesaian bagian bangunan yang sudah tersedia dapat dilakukan dengan kebutuhan anggaran puluhan miliar sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan.

“Jadi investasi yang sudah ada yang menghabiskan puluhan miliar jangan sampai rusak. Kalau bisa bangun dan selesaikan dulu bangunan tribun yang ada. Termasuk lapangan dan rumput agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat berolahraga,” tambah Erry.

Erry menambahkan, rencana pengembangan SOR Mangunreja menjadi Tasik Sport Center telah termaktub dalam RPJP dan RPJMD Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan KemerdekaanSembilan Atlet Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Bawa Pulang 9 Medali dari Kejurnas di Kota Bekasi

Menurutnya, penyelesaian SOR tersebut sesungguhnya telah menjadi amanat pemerintah dan DPRD agar fasilitas itu dapat dimanfaatkan sebagai pusat berbagai cabang olahraga di Kabupaten Tasikmalaya.

Dorongan penyelesaian SOR Mangunreja semakin relevan dengan perkembangan prestasi olahraga daerah. Erry menyebut Kabupaten Tasikmalaya saat ini tengah mendapatkan momentum setelah tim sepak bola Persitas berhasil lolos ke Porprov Jawa Barat.

Sebagai Ketua KONI, Erry menilai capaian tersebut menjadi investasi sekaligus kebanggaan bagi daerah karena sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak digemari masyarakat.

“Jadi Tasik Sport Center sudah sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati Tasikmalaya. Jadi sudah memberikan legitimasi bahwa SOR bisa selesai dibangun dan diselamatkan,” ujarnya, menambah.

Erry berharap penyelesaian pembangunan SOR Mangunreja menjadi perhatian dan perjuangan bersama pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta insan olahraga. Menurutnya, investasi yang telah dikeluarkan harus diselamatkan agar tidak semakin rusak dan berujung mubazir. (dik)

0 Komentar