UMB Bangun Mitra Vokasi Unggulan Bersama Industri, Fasilitasi Siswa SMK dan Mahasiswa untuk Bekerja

UMB Tasikmalaya kerja sama industri
Penandatangan nota kesepahaman sinergi lembaga pendidikan bersama UMB Tasikmalaya dan industri tahun 2026 bersama 150 BKK, 3 industri manufaktur, 4 LPK dan 1 perguruan tinggi. istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Lulusan SMK dan perguruan tinggi kerap dihadapkan pada satu persoalan klasik: ijazah sudah di tangan, tetapi pintu industri belum tentu terbuka lebar.

Persoalan itu coba dijawab Universitas Mayasari Bakti (UMB) Tasikmalaya dengan memperkuat kemitraan vokasi bersama sekolah dan dunia industri. UMB tidak ingin kerja sama berhenti sebatas seremoni dan tanda tangan di atas kertas, tetapi diarahkan sampai pada penyerapan lulusan ke dunia kerja.

Langkah tersebut dilakukan melalui rangkaian program Mitra Vokasi Unggulan bersama industri yang telah dimulai sejak Juli 2026. UMB sebelumnya mengundang sekitar 150 SMK negeri dan swasta dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya untuk menyamakan persepsi mengenai program pendidikan dan ketenagakerjaan yang bisa dikolaborasikan.

Baca Juga:Angklung Pelajar SDN 1 Rahayu Tasikmalaya Mewarnai Peringatan Kemerdekaan Sambil Dilestarikan Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Punya 20 Hektare, Berpeluang Jadi Pusat Distribusi Priangan Timur

Kegiatan itu menggandeng Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Tasikmalaya dan Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah industri manufaktur juga dilibatkan, di antaranya PT Chemco Harapan Nusantara, PT Mitrametal Perkasa dan PT Nichirin Indonesia.

Kolaborasi tersebut kemudian berlanjut dalam rangkaian kegiatan selama tiga hari, 26-28 Agustus 2026.

Pada Rabu (26/8/2026), UMB menggelar Mini Job Fair 2026 untuk mempertemukan lulusan UMB dengan perusahaan mitra. Sejumlah industri nasional, regional hingga lokal ikut membuka peluang kerja bagi para lulusan.

Sehari berikutnya, Kamis (27/8/2026), giliran lulusan SMK mengikuti proses seleksi pemagangan.

Puncaknya berlangsung Jumat (28/8/2026), dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama sekitar 150 SMK dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya serta sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Garut, Ciamis, Banjar, Kuningan, Cirebon, Majalengka, Indramayu, Sumedang dan Bandung.

Kerja sama tersebut tidak hanya melibatkan UMB dan SMK. Tiga industri manufaktur dan empat Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) turut masuk dalam skema kolaborasi.

Rektor UMB, Dr. Yusuf Abdullah, S.E., M.M., mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, program Mitra Vokasi menjadi salah satu upaya UMB menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Baca Juga:Pengemudi Ojol di Tasikmalaya Dijerat Tali Saat Antar Penumpang, Motor Gagal DirampasPria 81 Tahun di Tasikmalaya Meninggal Terjatuh dari Ketinggian 7 Meter saat Bersihkan Sampah

“Melalui program-program tersebut kita dapat menjembatani antara SMK dengan industri-industri besar, juga memfasilitasi lulusan-lulusan Universitas Mayasari Bakti untuk bekerja di berbagai industri besar,” ungkap Yusuf.

0 Komentar