TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tasikmalaya mempercepat transformasi digital dalam tata kelola organisasi. Fokus utamanya adalah membenahi database anggota agar lebih akurat, mutakhir, terintegrasi, dan mudah dikelola.
Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi bidang digitalisasi yang dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kartu Tanda Anggota (KTA) PGRI Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (22/8/2026), dengan melibatkan bidang digitalisasi, Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta para operator PGRI.
Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Jajang Iskandar, M.Pd mengatakan, digitalisasi menjadi bagian penting dalam pembenahan tata kelola organisasi, terutama untuk memastikan data anggota dikelola secara akurat dan berkelanjutan.
Baca Juga:Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan KemerdekaanSembilan Atlet Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Bawa Pulang 9 Medali dari Kejurnas di Kota Bekasi
“Digitalisasi menjadi bagian penting dalam pembenahan tata kelola organisasi, khususnya dalam memastikan data anggota tersusun secara akurat, mutakhir, dan mudah dikelola,” ujar Jajang saat dikonfirmasi, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, terdapat sejumlah agenda utama yang menjadi fokus dalam pengembangan digitalisasi PGRI Kabupaten Tasikmalaya. Pertama, pembenahan database anggota yang selanjutnya diintegrasikan ke dalam sistem digital. Kedua, penataan proses rekrutmen anggota agar berjalan lebih terstruktur.
Digitalisasi keanggotaan tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten. PGRI Kabupaten Tasikmalaya mendorong sistem yang terintegrasi secara berjenjang, mulai dari tingkat ranting, cabang, kabupaten, provinsi hingga Pengurus Besar PGRI.
“Digitalisasi anggota PGRI ini dimulai dari ranting, cabang, kabupaten, provinsi sampai Pengurus Besar,” katanya.
Sistem yang terintegrasi diharapkan mengakhiri pengelolaan data yang berjalan secara parsial di setiap tingkatan organisasi. Data anggota dapat diperbarui secara berkelanjutan sehingga proses pendataan sekaligus pelayanan organisasi menjadi lebih mudah dan efektif.
Selain database, PGRI Kabupaten Tasikmalaya juga menata sistem keanggotaan sebagai bagian dari penguatan administrasi organisasi. Sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah pengelolaan KTA sekaligus meningkatkan efektivitas administrasi anggota.
Bimtek KTA menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Para operator mendapatkan penguatan kapasitas agar mampu menjalankan sistem secara optimal, termasuk melakukan pemutakhiran data anggota.
Baca Juga:Gelorakan Gerakan Langit Biru, Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Bersihkan Jalan dan Tanam Puluhan PohonPangdam III/Siliwangi Terima Kunjungan Paskibraka Jawa Barat 2026
Peran operator dinilai strategis karena menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga akurasi dan keterbaruan data organisasi.
