PKL Dadaha Kota Tasikmalaya Bakal Dipindahkan ke Area Pinggiran

Pemindahan PKL Dadaha
Pengunjung dan PKL beraktivitas di Jalan Dadaha yang sedang dalam proses penataan, Jumat (28/8/2026). (Foto: Ujang Nandar/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMLAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah punya rencana bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melapak di Dadaha. Salah satunya yakni memindahkan mereka ke area pinggiran supaya tidak mengganggu aktivitas olahraga dan rekreasi pengunjung.

Dalam skema tersebut, PKL yang saat ini menempati pusat kawasan Dadaha akan diarahkan supaya pindah ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan. Pemkot menyiapkan kawasan pinggiran sebagai alternatif.

Ketua Tim Penataan Kawasan Dadaha yang juga menjabat Asda 3 Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana, mengatakan penataan dilakukan agar aktivitas perdagangan tidak lagi terpusat di tengah kawasan.

Baca Juga:DPP CBN Mendesak Pemkot Tasikmalaya Evaluasi Pajak MBLBKondusivitas Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Kota Tasikmalaya Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi

“Nan­ti tidak ada PKL di pusat kota, bahkan semua PKL yang saat ini berada di tengah itu tidak ada. Nantinya di tempat-tempat fasilitas juga tidak ada PKL,” ujar Asep.

Menurutnya, penataan tersebut merupakan bagian dari rekayasa kawasan Dadaha agar keramaian tidak hanya terkonsentrasi di satu titik. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah menutup akses jalan utama di kawasan Dadaha.

“Makanya jalan utama ditutup, karena keramaian tidak selalu terpusat. Dengan rekayasa seperti itu, meskipun dirapikan tetap akan ramai,” katanya.

Asep menjelaskan, konsep penataan tidak semata-mata menghilangkan aktivitas PKL, tetapi mengatur keberadaannya agar tidak mengganggu fungsi utama kawasan dan fasilitas yang ada di Kompleks Dadaha.

Dengan skema tersebut, kawasan Dadaha diharapkan dapat memiliki tata ruang yang lebih tertib.

“Aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, sementara fasilitas publik dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya,” kata dia.

Pemkot Tasikmalaya juga terus melakukan penataan terhadap kawasan Dadaha sebagai salah satu ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.

Baca Juga:Jenggot Putih Yanto Oce!Kuatkan UMKM Rajapolah Tasikmalaya, Dorong Produk Lokal Naik Kelas Kuasai Pasar Digital

“Penataan PKL menjadi bagian penting agar kawasan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi pedagang, pengunjung maupun masyarakat yang beraktivitas di dalamnya,” pungkasnya (Ujang Nandar)

0 Komentar