Kondusivitas Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Kota Tasikmalaya Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi

Kadin Kota Tasikmalaya, investasi
Wakil Ketua Bidang Investasi dan Kerjasama Kadin Kota Tasikmalaya Willy Ramadhan
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Roda perekonomian di dunia usaha sangat bergantung pada kondusivitas wilayah, terlebih dalam hal kepercayaan di bidang investasi. Sehingga terpeliharanya keamanan dan kondusivitas dipercaya akan membawa ekonomi masyarakat menjadi lebih baik.

Hal tersebut menjadi dasar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya yang mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap memelihara keamanan serta stabilitas sosial. Langkah ini dinilai krusial guna menjamin keberlanjutan arus investasi dan laju roda ekonomi lokal maupun nasional.

Sebagai daerah strategis serta menjadi pusat bisnis dan jasa di Priangan Timur, keamanan wilayah Tasikmalaya menjadi penentu utama dalam memelihara kepercayaan para investor di Jawa Barat.

Baca Juga:Jenggot Putih Yanto Oce!Kuatkan UMKM Rajapolah Tasikmalaya, Dorong Produk Lokal Naik Kelas Kuasai Pasar Digital

Sementara saat ini, arus informasi sangat mudah disebarluaskan ke masyarakat melalui media sosial. Di mana tidak sedikit informasi tersebut cenderung provokatif bahkan sebagian merupakan hoaks.

Mak dari itu, Wakil Ketua Bidang Investasi dan Kerjasama Kadin Kota Tasikmalaya Willy Ramadhan mengimbau agar para pebisnis, asosiasi, hingga warga tidak terpengaruh oleh provokasi yang berpotensi mengganggu aktivitas perekonomian. Dia menegaskan bahwa suasana aman di daerah merupakan syarat utama bagi tumbuh kembangnya dunia usaha.

“Sebagai pusat perdagangan Priangan Timur, ketenteraman Kota Tasikmalaya menjadi barometer kepercayaan investor. Kita tidak boleh membiarkan isu provokatif merusak kepastian berusaha dan merugikan perekonomian masyarakat yang sedang bertumbuh,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).

Untuk menjaga iklim bisnis tetap positif, Willy menggarisbawahi tiga poin penting yang perlu diperhatikan. Pertama yakni ​Kepastian Investasi Butuh Stabilitas. Artinya investor domestik maupun asing bisa merealisasikan komitmen modal, memperluas usaha, serta menyerap tenaga kerja lokal ketika stabilitas keamanan dan sosial bisa terjaga.

Kedua yakni menyaring informasi & tangkal hoaks, di mana Kadin mendorong dunia usaha dan masyarakat untuk selalu bijaksana dalam menyikapi datangnya informasi. Jangan sampai menyebarluaskan informasi tanpa memastikan validitas demi menjaga persatuan, terlebih konten-konten yang sifatnya konflik dan provokatif.

Ketiga yakni penguatan sinergitas lintas sektor dengan terbangunnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan (TNI/Polri), perbankan, dan pelaku UMKM. Pasalnya kebersamaan tersebut bisa menjamin rantai pasok perdagangan tetap aman, lancar, dan berdaya saing.

0 Komentar