TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) Kecamatan Rajapolah, Desa Sukaraja, menggelar seminar penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas branding dan pemasaran produk di era digital.
Seminar bertajuk “Strategi Branding dan Pemasaran Produk UMKM Desa di Era Digital” tersebut menjadi salah satu program kerja KKN yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai strategi branding, pemasaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta teknik fotografi produk secara sederhana. Materi fotografi meliputi pencahayaan, sudut pengambilan gambar, dan penataan produk agar lebih menarik saat digunakan untuk kebutuhan promosi.
Baca Juga:Pendapatan Daerah Menyempit, TPP Kota Tasik Melompat!Mahasiswa KKN UNITAS Rajapolah Tasikmalaya Asah Citra Diri dan Komunikasi Publik Siswa SMK
Materi seminar disampaikan langsung oleh Ketua KKN Kecamatan Rajapolah Desa Sukaraja, Pitri Laisa Riswanti, bersama dua rekannya, Ayi Mumin dan Nazwan. Ketiganya memberikan pemahaman sekaligus contoh praktis yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.
Kepala Desa Sukaraja, Asep Nandang, S.Pd.I, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN yang turut memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
“Semoga apa yang disampaikan dapat memberikan manfaat dan bisa diterapkan oleh para pelaku UMKM di Desa Sukaraja, sehingga produk-produk lokal yang ada dapat semakin dikenal dan berkembang,” ungkap Asep Nandang.
Sementara itu, Ketua KKN Kecamatan Rajapolah Desa Sukaraja, Pitri Laisa Riswanti, mengharapkan apa yang disampaikan dalam seminar dapat memberikan pemahaman bahwa kualitas produk perlu diimbangi dengan strategi branding dan pemasaran yang baik.
“UMKM tidak hanya membutuhkan produk yang berkualitas, tetapi juga bagaimana produk tersebut memiliki identitas yang kuat dan mampu dikenalkan kepada masyarakat melalui strategi pemasaran yang tepat, terutama di era digital seperti sekarang,” ujarnya.
Menurut Pitri, pemanfaatan media digital menjadi peluang bagi pelaku UMKM Desa Sukaraja untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.
Selain seminar, mahasiswa KKN Kecamatan Rajapolah juga melaksanakan pendampingan kepada sejumlah pelaku UMKM melalui program pembuatan banner dan identitas merek usaha. Pendampingan tersebut menjadi bentuk dukungan mahasiswa dalam membantu meningkatkan daya tarik serta identitas produk UMKM di Desa Sukaraja.
