GARUT, RADARTASIK.ID – Kebakaran melanda area komersial di Pasar Andir, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu malam 26 Agustus 2026.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko mengungkapkan bahwa Disdamkarmat Kabupaten Garut pertama kali menerima laporan kebakaran pasar pada pukul 22.00 WIB.
“Setelah menerima laporan pada pukul 22.00 WIB, tim langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.14 WIB untuk melakukan tindakan pemadaman,” ucapnya, Kamis 27 Agustus 2026.
Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara
Eko menjelaskan, objek yang terbakar merupakan area tempat usaha/komersial di dalam pasar dengan luas area terdampak sekitar 4 x 5 meter persegi.
Untuk mengantisipasi perambatan api di area padat tersebut, sebanyak 8 unit armada gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Kami menerjunkan 8 unit armada yang berkolaborasi di lapangan, terdiri dari 1 Unit Komando, 3 Unit Mako, 1 Unit Pos Kota, 1 Unit Pos Sektor Cikajang, serta dibantu 1 Unit Suplai BPBD dan 1 Unit Water Tank TNI Kodim,” katanya.
Penanganan juga melibatkan jajaran Polsek, TNI, BPBD, PLN, serta warga sekitar yang bahu-membahu membantu proses pemadaman hingga penyiraman/pendinginan.
Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kerja petugas juga berhasil menyelamatkan aset bangunan lain di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah, berkat kesigapan petugas dan kolaborasi seluruh unsur, api tidak meluas. Tidak terdapat korban luka maupun meninggal dunia,” katanya.
Ia menjelaskan akibat musibah kebakaran, ada kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp250 juta. Sementara aset senilai kurang lebih Rp500 juta diselamatkan.
Mengenai pemicu kebakaran, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:Penerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan KecelakaanSiap-Siap! Bakal Ada Mudik Gratis di Garut, Segini Kuota yang Tersedia
“Penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” tegasnya.
Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat dan para pedagang pasar untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya memeriksa kelayakan instalasi listrik secara berkala.
Apabila terjadi keadaan darurat, warga diminta segera menghubungi Disdamkarmat Garut melalui layanan tanggap darurat. (Agi Sugiana)
