Permurtadan Berkedok Healing Gratis Menyasar Warga Kota Tasikmalaya, MUI Minta Pemimpin Waspada 

dugaan permurtadan berkedok healing gratis 
Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi. istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

KH Aminudin mengingatkan pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab tokoh agama, tetapi juga para pemimpin dan pemangku kebijakan di Kota Tasikmalaya.

Ia menegaskan, tanggung jawab pemimpin tidak sebatas mengurus pembangunan infrastruktur maupun urusan pemerintahan.

Perlindungan terhadap masyarakat, termasuk dari berbagai bentuk bujuk rayu yang berpotensi memengaruhi keyakinan, juga harus menjadi perhatian.

Baca Juga:Uang Palsu Dicetak di Kota Tasikmalaya, FOSSMA Ingatkan Pengusaha Percetakan soal Jerat HukumPramuka SDN 2 Kersanagara Kota Tasikmalaya Gerakkan 2 Kersa 4B! Ajarkan Berbagi Tanpa Menunggu Lebih

“Ini tanggung jawab semua, terutama para pimpinan di Kota Tasikmalaya,” tegasnya.

Menurut dia, pemimpin perlu melakukan pengawasan sekaligus mawas diri terhadap kondisi masyarakat.

Terlebih, faktor ekonomi dinilai dapat membuat sebagian warga mudah menerima tawaran yang terlihat menguntungkan.

“Semua mesti mewaspadai dan mawas diri,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak mudah tergiur dengan kegiatan gratis tanpa mengetahui secara jelas siapa penyelenggara, tujuan kegiatan, serta rangkaian acara yang akan diikuti.

Sebab, dalam situasi tertentu, sesuatu yang terlihat sekadar jalan-jalan bisa saja memiliki agenda lain.

Gratis memang menyenangkan, tetapi masyarakat tetap perlu bertanya: gratisnya untuk apa dan ujungnya ke mana. (rezza rizaldi)

0 Komentar