Nakes Cek Kesehatan Dua Warga yang Sakit-sakitan di Cimenyan Kota Banjar

Pengecekan kesehatan
Petugas nakes Puskesmas Banjar III saat melakukan pengecekan kesehatan Titi dan Andi, Rabu 26 Agustus 2026. (Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Petugas tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Banjar III mengecek kesehatan Titi Supiati dan Andi Siswanto, Rabu 26 Agustus 2026.

Warga Lingkungan Cimenyan II RT 03 RW 08 Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar itu kondisinya memperihatinkan.

Kepala Puskesmas Banjar III dr Sari Wahyuningrum mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua orang tersebut mengalami disabilitas secara fisik.

Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara

“Yang pertama, ibunya itu lansia dengan riwayat glaukoma dan gangguan penglihatan. Kedua, anaknya dengan kondisi saraf kejepit,” ucapnya.

Dia menjelaskan, anaknya awalnya menderita kelumpuhan, sehingga karena kurang gerak akibatnya ada ulkus dekubitus yang luas.

Selain itu, petugas nakes juga menemukan adanya gejala diabetes di keduanya. Untuk ibunya sendiri memiliki kolesterol tinggi.

Riwayat pengobatan, menurut keterangan sudah pernah dilakukan operasi di rumah sakit PMC dan disarankan untuk berobat lebih lanjut ke RS Margono Purwokerto.

“Mungkin kendala tidak ada yang mengantar dan menunggu selama proses penyembuhan yang sangat panjang sehingga tidak dilanjutkan,” terangnya.

Pihaknya mengajak kerja sama dari semuanya. Tidak hanya tertumpu hanya pada satu pihak. Butuh swadaya dari masyarakat.

“Kita harus cari solusi. Tentu saja harus ada dukungan keluarga, kemudian dibantu oleh pihak lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:Antisipasi Karhutla di Kota Banjar, Sengaja Bakar Lahan Bisa DipidanaKecamatan Banjaranyar Paling Terdampak Kekeringan di Kabupaten Ciamis, Ratusan Ribu Liter Air Didistribusikan

Lanjut dia, pihaknya nanti akan melakukan home visit secara terjadwal. Mengajari keluarga untuk membersihkan luka keduanya.

Jika dibutuhkan untuk rujukan lebih lanjut, pihaknya siap mendampingi dan membantu untuk merujuk ke RS Margono Purwokerto.

Sementara, untuk JKN-nya (BPJS kesehatan PBI) aktif dua-duanya di Puskesmas Banjar III. “Kalau diperlukan bantuan-bantuan lain dari pemerintah, nanti kami koordinasi dengan dinas sosial untuk dibantu,” ujarnya.

Sebelumnya, kondisi Titi Supiati (75) dan Andi siswanto (48), hanya bisa terbaring di kasur, karena penyakit yang di deritanya.

Sri Rahayu saudara Titi dan Andi, mengaku tak kuasa melihat kedua sanak keluarganya tersebut dalam kondisi memprihatinkan.

“Sudah lama kedua dalam kondisi seperti itu, mereka tinggal di rumah kontrakan yang di kontrakan sama anaknya kerja jadi TKW,” ucapnya Senin 24 Agustus 2026.

Yang membuat miris, Andi yang terbaring sakit harus menelan pahit. Tidak mendapat bantuan karrna masuk dalam desil 6-10.

0 Komentar