Porseni Madrasah Jawa Barat Bawa 5.825 Atlet Kepung Kota Tasikmalaya, Bawa Prestasi hingga Geliat Ekonomi

Porseni Madrasah Jawa Barat
Pembukaan Porseni Madrasah Jabar di Alun-Alun Dadaha Kota Tasikmalaya, Sabtu (22/8/2026). diskominfo for radartasik.id
0 Komentar

“Atas nama Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya sehingga Kota Tasikmalaya dipercaya menjadi tuan rumah Porseni Madrasah se-Jawa Barat,” tukasnya.

Habib juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen. Ia berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan membawa pengalaman positif setelah kembali ke daerah masing-masing.

Menurutnya, Porseni bukan hanya panggung mengejar medali. Ada persahabatan, pengalaman, dan pembentukan karakter yang menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.

Baca Juga:PPP Kota Tasikmalaya Kembali ke Rumah Besar NU Perkuat Jejaring Kultur, Bidik Kebangkitan Jelang Pemilu 2029NPL Mendekati Lampu Kuning, Mesin Kredit di Priangan Timur Tetap Tancap Gas

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Pengalaman, persahabatan, dan semangat untuk terus berprestasi adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ucapnya.

Habib pun mengajak seluruh peserta berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi sportivitas hingga kegiatan berakhir.

“Selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan kebersamaan. Semoga seluruh rangkaian Porseni Madrasah se-Jawa Barat di Kota Tasikmalaya berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.

Dalam Porseni kali ini, sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, di antaranya bulu tangkis, tenis meja, futsal, dan bola voli. Sementara bidang seni meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), pidato bahasa Indonesia, bahasa Arab dan bahasa Inggris, kaligrafi, serta solo vokal.

Peserta berasal dari tiga jenjang pendidikan, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Untuk jenjang MI tercatat 1.240 atlet, 536 ofisial, dan satu ketua kontingen. Jenjang MTs diikuti 1.451 atlet, 626 ofisial, dan satu ketua kontingen. Sedangkan jenjang MA terdiri atas 1.330 atlet, 615 ofisial, dan satu ketua kontingen.

Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, Kota Tasikmalaya selama tiga hari bukan hanya menjadi arena perebutan prestasi. Hotel, tempat makan, transportasi, hingga sektor usaha masyarakat ikut merasakan denyut aktivitas Porseni.

Baca Juga:Wali Kota Tasikmalaya Sebut Semua Calon Ketua Kadin Jagoan, Bursa Mukota V Mulai MemanasTiga Balon Berebut Kursi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Tahapan Mukota Masuk Verifikasi

PAD boleh saja belum maksimal. Namun, seperti kata Habib, ada “medali” lain yang sedang diperebutkan Kota Tasikmalaya: kepercayaan Jawa Barat sebagai tuan rumah yang mampu menyambut ribuan peserta sekaligus menghidupkan kota melalui perhelatan madrasah berskala provinsi. (rezza rizaldi)

0 Komentar