Ia juga meminta seluruh siswa madrasah menjaga nama baik daerah masing-masing sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Tasikmalaya karena didatangi ribuan kontingen dari seluruh Jawa Barat. Mari buktikan bahwa siswa madrasah memiliki potensi dan mampu berprestasi,” pesannya.
Ketua PW PGM Indonesia Jawa Barat Asep Rizal Asy’ari menegaskan Porseni tidak semata-mata diselenggarakan untuk mencari juara.
Baca Juga:PPP Kota Tasikmalaya Kembali ke Rumah Besar NU Perkuat Jejaring Kultur, Bidik Kebangkitan Jelang Pemilu 2029NPL Mendekati Lampu Kuning, Mesin Kredit di Priangan Timur Tetap Tancap Gas
Ia menyebut ajang tersebut juga menjadi sarana memperkuat sportivitas, silaturahmi, sekaligus menunjukkan kualitas siswa madrasah di Jawa Barat.
“Kita tahu perhelatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi menguatkan sportivitas, menguatkan silaturahmi, dan membuktikan bahwa siswa Madrasah bisa berprestasi, maju, bermutu, dan mendunia,” tambah Asep.
Menurutnya, keterlibatan ribuan siswa, guru, ketua kontingen, dan pendamping menunjukkan adanya semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Tidak hanya dari sisi akademik dan keagamaan, tetapi juga olahraga serta seni budaya.
“Ketika Pak Kanwil Haji Dudu Rohman menginstruksikan harus ada prestasi yang dimiliki oleh siswa Madrasah, maka hari ini di tanah kelahiran beliau, di tanah kelahirannya Pak Wali Kota, kita mengembangkan sayap bahwa siswa Madrasah di Jawa Barat adalah terbaik untuk Indonesia,” jelasnya.
Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Habib Qosim Nurwahab menilai Porseni turut memberikan dampak positif bagi daerah, terutama terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Mobilitas ribuan peserta, pembina, dan pendamping selama berada di Kota Tasikmalaya dinilai ikut menggerakkan berbagai sektor usaha.
Meski kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) belum maksimal, menurut Habib, ada manfaat lain yang tidak kalah penting.
Baca Juga:Wali Kota Tasikmalaya Sebut Semua Calon Ketua Kadin Jagoan, Bursa Mukota V Mulai MemanasTiga Balon Berebut Kursi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Tahapan Mukota Masuk Verifikasi
“Di tengah kondisi Kota Tasikmalaya, kegiatan ini memberikan sumbangsih terhadap PAD selama Porseni berlangsung. Walaupun tidak maksimal, ada yang lebih penting, yaitu kepercayaan kepada Kota Tasikmalaya di mata daerah-daerah lain di Jawa Barat,” jelas Habib.
Ia menilai kepercayaan menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menggelar kegiatan berskala Jawa Barat.
