RADARTASIK.ID – AC Milan kembali menghadapi persoalan internal menjelang bergulirnya musim baru.
Kali ini, sorotan datang setelah Mike Maignan dan Adrien Rabiot disebut menunda kepulangan mereka ke Milanello selama empat hari dari jadwal yang telah disepakati.
Situasi tersebut membuat Direktur Telelombardia, Fabio Ravezzani, mempertanyakan kemampuan manajemen Rossoneri dalam menjaga kedisiplinan sekaligus membangun hubungan dengan para pemain.
Baca Juga:Kepala Wasit UEFA Minta Kurangi Penggunaan VAR: “Ini Sepak Bola, Bukan PlayStation”Beppe Bergomi: Juventus Punya Banyak Pemain yang Jago Duel Satu Lawan Satu
Menurut Ravezzani, persoalan utama Milan bukan sekadar mengenai keterlambatan Maignan dan Rabiot.
Ia justru melihat kejadian tersebut sebagai gambaran dari masalah kepemimpinan yang lebih besar di dalam klub.
Dalam kanal YouTube miliknya, Ravezzani menilai saat ini tidak ada sosok di Milan yang cukup berpengaruh untuk menghubungi kedua pemain tersebut dan meyakinkan mereka agar mengikuti aturan klub.
“Saya tidak berpikir ada seorang pun di Milan saat ini yang mampu menelepon Adrien Rabiot dan Maignan untuk membuat mereka berpikir kembali,” ujar Ravezzani.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan kelemahan serius bagi sebuah klub sebesar AC Milan.
“Ini adalah keterbatasan besar klub. Ini masalah serius yang juga bisa menjadi beban di masa depan. Jika Anda tidak memiliki seseorang yang mampu pergi ke Milanello, berbicara dengan para pemain setiap hari, dan menjadi titik referensi, Anda akan selalu menghadapi masalah seperti ini,” katanya.
Ravezzani kemudian menyinggung Zlatan Ibrahimovic, yang sebelumnya memiliki peran penting sebagai penasihat senior di lingkungan Milan.
Baca Juga:Costacurta Bongkar Masalah AC Milan: Mental Pemain Gampang Runtuh dalam Siatuasi Sulit Capello Minta AC Milan Kembalikan DNA Italianya
Namun, ia menilai Ibrahimovic bukan sosok yang tepat untuk menjadi solusi dalam konteks tersebut.
“Kita tentu tidak sedang berbicara tentang Ibra, yang dari sudut pandang ini justru lebih banyak menimbulkan kerusakan daripada manfaat,” ujar Ravezzani.
Situasi Mike Maignan menjadi salah satu persoalan yang cukup rumit bagi Milan pada musim panas ini.
Penjaga gawang asal Prancis tersebut sebenarnya baru memperpanjang kontraknya bersama Rossoneri hingga 2031.
Ia juga dipercaya mengenakan ban kapten dan memiliki posisi penting dalam proyek Ruben Amorim.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, masa depan Maignan kembali menjadi bahan pembicaraan.
