Mimpi Warga Terwujud, SMAN 1 Pagerageung Tasikmalaya Berdiri dan Gedung Baru Dikebut

Sman 1 pagerageung
Komite SMAN 1 Pagerageung bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Drs H Yod Mintaraga MPA, bersilaturahmi dengan orang tua siswa, Senin (10/8/2026). (Radika Robi Ramdani/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Penantian masyarakat Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, untuk memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri akhirnya terwujud. SMAN 1 Pagerageung kini berdiri sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat sekaligus upaya memperluas akses pendidikan menengah negeri di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Yod Mintaraga, MPA, mengatakan keberadaan SMAN 1 Pagerageung merupakan pertemuan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mendorong setiap kecamatan memiliki minimal satu SMA negeri.

“Berdirinya SMAN 1 Pagerageung merupakan pertemuan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya usai bersilaturahmi dengan para orang tua siswa di SMAN 1 Pagerageung, Senin (9/8/2026).

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

Menurut Yod, aspirasi masyarakat Pagerageung untuk memiliki SMA negeri telah cukup lama disampaikan. Kehadiran sekolah tersebut sekaligus menjawab kebijakan pendidikan di Jawa Barat agar setiap kecamatan memiliki minimal satu SMA negeri.

Ia menyebut kondisi tersebut seperti pepatah “pucuk dicinta ulam pun tiba”. Di satu sisi terdapat kebijakan pemerintah provinsi untuk memperluas keberadaan SMA negeri, sementara di sisi lain masyarakat Pagerageung memang membutuhkan sekolah negeri di wilayahnya.

“Di satu sisi ada kebijakan Gubernur Jawa Barat, di sisi lain ada aspirasi masyarakat Pagerageung. Alhamdulillah, hari ini Pagerageung sudah memiliki SMA Negeri,” katanya.

Kehadiran SMAN 1 Pagerageung pun mulai mendapat respons positif. Hal itu terlihat dari jumlah peserta didik yang telah mendaftar meski sekolah tersebut masih berada pada tahap awal berdiri.

Namun, sebagai sekolah baru, SMAN 1 Pagerageung masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Kegiatan belajar mengajar untuk sementara belum berlangsung di gedung sekolah sendiri, melainkan memanfaatkan gedung milik Yayasan Al-Muawanah yang bergerak di bidang pendidikan Islam.

Pemanfaatan gedung tersebut menjadi solusi sementara agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan sembari fasilitas permanen sekolah disiapkan. Menurut Yod, dukungan berbagai pihak turut berperan dalam proses awal berdirinya SMAN 1 Pagerageung.

Kini pembangunan gedung sekolah permanen mulai dikebut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan lahan untuk pembangunan SMAN 1 Pagerageung di Desa Sukadana, Kecamatan Pagerageung.

0 Komentar