Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di pinggir jalan raya dan berdekatan dengan Balai Desa Sukadana. Selain lahan, pembangunan ruang kelas baru juga telah direncanakan.
Yod memastikan pembangunan minimal enam ruang kelas baru akan dimulai tahun ini.“Insyaallah di tahun ini, SMA Negeri Pagerageung akan dibangun minimal enam ruangan kelas baru,” ujarnya.
Pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar yang saat ini masih menggunakan fasilitas yayasan diharapkan dapat segera dipindahkan ke gedung sekolah sendiri. “Akhir tahun ini harus sudah selesai,” tegas Yod.
Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar
Yod juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM atas dukungan terhadap pembangunan SMAN 1 Pagerageung. Menurutnya, pembangunan sekolah negeri tersebut menjadi bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan nyata masyarakat.
“Atas nama rakyat Kecamatan Pagerageung, saya mengucapkan terima kasih kepada KDM yang sudah menyiapkan lahan dan insyaallah membangunkan ruangan kelas baru untuk memperlancar proses belajar mengajar bagi siswa SMA Negeri Pagerageung,” ucapnya.
Sementara itu, Komite SMAN 1 Pagerageung, Ato Rinanto, mengatakan berdirinya sekolah negeri tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Pagerageung. Namun, keberadaan sekolah baru harus diikuti dengan pengawalan dan dukungan bersama agar dapat berkembang secara optimal.
“Berdirinya SMAN 1 Pagerageung harus dikawal bersama agar tidak hanya berhenti pada status sekolah baru, tetapi benar-benar berkembang menjadi institusi pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ato, dukungan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam perjalanan awal sekolah. Pembangunan sekolah baru tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga kolaborasi antara pemerintah, sekolah, komite, orang tua siswa, dan masyarakat.
Keberadaan SMAN 1 Pagerageung diharapkan memberikan pilihan pendidikan yang lebih dekat bagi lulusan SMP sederajat di Pagerageung dan wilayah sekitarnya. Karena itu, pembangunan enam ruang kelas baru menjadi bagian penting untuk memastikan proses pembelajaran dapat berlangsung dengan fasilitas yang lebih memadai.
Bagi masyarakat Pagerageung, berdirinya SMAN 1 Pagerageung bukan sekadar hadirnya sekolah baru. Kehadirannya menjadi penanda bahwa aspirasi masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan menengah negeri yang lebih dekat akhirnya terwujud.
