Jalan Cireundeu-Cihanura Bojonggambir Tasikmalaya Akhirnya Diaspal Setelah Puluhan Tahun Rusak

Jalan bojonggambir
 Petugas dari Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya saat melaksanakan penanganan aspal hotmix Jalan Cireundeu-Cihanura di Desa Campakasari, Kecamatan Bojonggambir, Senin (10/8/2026). (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Setelah puluhan tahun belum merasakan pengaspalan, ruas Jalan Kabupaten Cireundeu-Cihanura di Desa Campakasari, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya mulai ditangani dengan aspal hotmix, Senin (10/8/2026).

Penanganan ruas jalan tersebut menjadi bagian dari pembangunan 32 ruas jalan kabupaten yang dibiayai melalui pinjaman daerah kepada pemerintah pusat melalui PT SMI. Program tersebut ditujukan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUPR-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya Risnandar Nurdianto mengungkapkan, memasuki Agustus 2026, progres penanganan 32 ruas jalan tersebut mulai terlihat. Sejumlah ruas sudah masuk tahap pengaspalan maupun hotmix.

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

“Iya termasuk pembangunan Ruas Jalan Cireundeu-Cihanura di Kecamatan Bojonggambir sepanjang 4,00 kilometer dengan pagu anggaran kebutuhan Rp 17,5 miliar,” jelas Risnandar.

Penanganan Jalan Cireundeu-Cihanura juga menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Dapil 7, Lutfhi Hizba Rusydia. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan langkah awal untuk membuka kembali konektivitas jalan yang selama ini dinantikan masyarakat Desa Campakasari.

“Alhamdulillah, hari ini masyarakat Desa Campakasari dapat melihat langsung proses pengaspalan hotmix ruas jalan Cireundeu–Cihanura, salah satu akses penting di wilayah Dapil 7 Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Luthfi.

Luthfi mengatakan, sejak pertama kali dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dirinya terus mendorong agar kondisi Jalan Cireundeu-Cihanura menjadi perhatian pemerintah daerah. Aspirasi tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui kegiatan reses.

“Dalam setiap kesempatan, termasuk melalui reses, aspirasi masyarakat terkait infrastruktur jalan ini selalu kami dorong dan perjuangkan, kami sampaikan kepada pemerintah daerah,” dorong dia.

Menurutnya, penanganan jalan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik berupa pengaspalan. Jalan yang layak berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, akses ekonomi, serta kemudahan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Menurutnya, penanganan jalan ini bukan sekadar soal aspal. Ini tentang hak masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang layak, akses ekonomi yang lebih mudah, serta hadirnya negara di tengah masyarakat.

Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya

“Alhamdulillah, melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, hari ini perjuangan itu mulai membuahkan hasil. Dengan dibangunnya jalan Cireundeu-Cihanura,” kata dia.

0 Komentar