Tahapan awal AHSRIC 2026 diikuti oleh 120 instruktur safety riding, 2.690 advisor safety riding dari jaringan dealer Honda, serta 916 advisor dari komunitas Honda di seluruh Indonesia. Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 209 peserta terbaik berhasil melaju ke tingkat nasional.
Peserta final terdiri atas berbagai kategori, meliputi 19 instruktur kelas big bike, 66 instruktur kelas sport, 14 instruktur AT, 28 dealer advisor, 55 community advisor sport, dan 28 community advisor AT. Selain kategori individu, kompetisi juga mempertandingkan kategori beregu dari jaringan main dealer Honda.
Persaingan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi keselamatan berkendara tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara perusahaan, jaringan dealer, komunitas, dan masyarakat.
Baca Juga:KLBF Naikkan Target Pendapatan 2026, tapi Laba Terancam Tertekan MarginLaba Bersih TOWR Tembus Rp1,9 Triliun di Semester I 2026, Bisnis Non-Tower Jadi Penopang Utama
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menjelaskan bahwa perjalanan panjang AHSRIC selama lebih dari 17 tahun menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Honda dalam membangun fondasi keselamatan berkendara nasional.
Menurutnya, AHSRIC tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan kualitas para instruktur dan advisor safety riding tetap berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Para peserta yang telah melalui proses pembinaan diharapkan mampu menjadi teladan dan penggerak perubahan dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.
Melalui program tersebut, AHM terus memperkuat kampanye #Cari_Aman sebagai gerakan keselamatan berkendara yang mengedepankan kesadaran, tanggung jawab, dan perilaku positif saat berada di jalan raya.
Selain melalui kompetisi, AHM juga memperluas akses edukasi keselamatan berkendara melalui pembangunan fasilitas pelatihan di berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, Honda telah memiliki 9 Safety Riding Center Honda yang tersebar di sejumlah daerah. Selain itu, AHM Safety Riding Park di Deltamas menjadi pusat pelatihan keselamatan berkendara terbesar Honda di kawasan Asia Tenggara.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk pelatihan instruktur dan pelaksanaan kompetisi, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum yang ingin meningkatkan pemahaman mengenai teknik berkendara aman.
Upaya edukasi tersebut juga menyasar generasi muda melalui kerja sama dengan sekolah binaan Honda. Sejak program #Cari_Aman diperkenalkan pada 2017, Honda secara konsisten membangun budaya berkendara aman melalui 6 Safety Riding Lab dan kolaborasi bersama 38 sekolah binaan safety riding di berbagai wilayah Indonesia.
