Demi Air Bersih, Warga Padaherang Pangandaran Bergiliran ke Sumur Tua

krisis air bersih pangandaran
Sejumlah warga di Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang Pangandaran mengambil air bersih dari sumur tua, Jumat (7/8/2026).
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Musim kemarau panjang membuat ratusan warga di Dusun Kawarasan, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang mengandalkan sebuah sumur tua, untuk mendapatkan air bersih.

Mereka juga harus mengantre demi mendapatkan air dari sumur tua tersebut, selanjutnya digunakan untuk mencuci dan memasak. Setiap pagi, siang hingga sore, ratusan warga silih berganti mendatangi sumur terbuka yang berada di sekitar area perkebunan, sekitar 200 meter dari permukiman.

Seorang tokoh masyarakat Kawarasan Ikut (60), mengatakan kondisi seperti ini selalu terjadi setiap musim kemarau. Apalagi kondisi saat ini sudah terhitung parah.

Baca Juga:NORMA NETIZEN!Belum Siap Eksekusi, Padahal Sistem dan CCTV Sudah Dibuat untuk Digitalisasi Pengelolaan Parkir di Kota Tasikm

“Kegiatan ini dilakukan setiap hari pada musim kemarau sekarang. Warga RT 13 di Kawarasan khususnya selalu ke sini setiap hari. Ada 100 orangan yang sangat ketergantungan pada sumur ini,” ucapnya kepada Wartawan Jumat (7/8/2026).

Air dari sumur itu digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari air minum, mandi, mencuci pakaian hingga mencuci peralatan rumah tangga.

Ironisnya, hingga saat ini warga mengaku belum menerima bantuan distribusi air bersih dari pemerintah daerah.”Belum ada, belum ada pengiriman,” ucapnya.

Ikut mengatakan, sebenarnya terdapat tiga sumur di wilayahnya yang masih dimanfaatkan warga. Namun, seluruhnya harus digunakan secara bergantian karena debit air terbatas.

Warga lainnya Walo (51) biasa menggunakan air sumur untuk mencuci pakaian sekaligus mengambil air bagi kebutuhan keluarganya.”Kalau untuk nyuci paling tiga hari sekali,” katanya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar