TASIKMALAYA, RADAR TASIKMALAYA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, melibatkan sebuah bus Mercedes-Benz dan sepeda motor Honda Revo, Kamis (6/8/2026).
Insiden diduga dipicu saat pengemudi bus tidak memastikan kondisi jalur aman ketika kembali memasuki lajur usai mendahului kendaraan lain.
Bus Mercedes-Benz bernomor polisi Z 7713 HB yang dikemudikan Rohiman saat itu melaju dari arah selatan atau Alun-alun Ciawi menuju utara ke arah Kadipaten.
Baca Juga:Komentar Viral Pegawai RSUD Kota Tasikmalaya Jadi Alarm, Viman: Semua Pegawai Bakal Dibina Bermedia SosialPPPK RSUD dr Soekardjo Pilih Mundur, Proses Disiplin NZ Tetap Berjalan Meski Badai Medsos Menggulung
Sesampainya di lokasi kejadian, bus diduga kembali memasuki jalur setelah mendahului kendaraan lain.
Namun, manuver tersebut diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di samping kendaraan.
Akibatnya, bagian samping kiri bus berserempetan dengan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi Z 2231 WH yang dikendarai Tendi Ependi dengan membonceng Rosidah.
Keduanya melaju searah dengan bus. Akibat kecelakaan ini informasi yang beredar di lapangan menyebabkan Rosidah meninggal dunia.
Peristiwa tersebut segera ditangani aparat Satlantas Polres Tasikmalaya Kota untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara serta pendataan para pihak yang terlibat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Devi Budi Radiansyah membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus dan sepeda motor di wilayah Ciawi.
“Iya, benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus dengan sepeda motor. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota,” singkatnya saat dikonfirmasi.
Baca Juga:Kasus Komentar NZ Belum Naik ke Pemkot Tasikmalaya, Sekda Tegaskan Sanksi Masih Diproses RSUDKandang Ayam Petelur di Tamansari Disorot, Aktivis Desak Audit Izin dan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa setiap pengendara wajib memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum berpindah lajur atau kembali ke posisi semula setelah mendahului kendaraan.
Sedikit lengah di jalan raya dapat menjadi awal dari benturan yang sebenarnya bisa dihindari. (rezza rizaldi)
