TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Keluarga Heni Nuraeni, tenaga kerja wanita (TKW) asal Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, melaporkan permohonan pemulangan Heni dari Arab Saudi ke Bidang Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP-TK) Kabupaten Tasikmalaya, Senin (3/8).
Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai dasar pengajuan permohonan pemulangan kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Wiwin, ibu angkat Heni, mengatakan saat ini dirinya sudah dapat kembali berkomunikasi dengan anak angkatnya tersebut. Dari komunikasi itu diketahui Heni sudah tidak berada di rumah majikannya dan sedang mengikuti persidangan yang digelar pemerintah Arab Saudi, sebelum akhirnya dilakukan pemulangan.
Baca Juga:KUA–PPAS 2027 dan Ujian Keberpihakan Anggaran: Apakah Pagu OPD Sudah Mengikuti Prioritas?40 Mahasiswa UBK Tasikmalaya Turun ke Masyarakat, Bawa Inovasi Daun Telang hingga Semprotan Antinyamuk Herbal
“Mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan pemulangan Heni ke Indonesia. Kami berdoa terus agar berjalan lancar dan Heni selamat sampai Tasikmalaya,” harapnya.
Heni sendiri diketahui sudah tidak memiliki orang tua kandung. Yang ada hanya tinggal orang tua angkatnya. Begitu juga dengan adik dan kakaknya yang sudah tidak tinggal di daerah Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya.
Kepala Bidang Tenaga Kerja DPM-PTSP-TK Kabupaten Tasikmalaya Heri Susanto SSos MSi membenarkan pihak keluarga telah mengajukan laporan pemulangan Heni yang ditindaklanjuti dengan BAP.
“Iya kami sudah menerima laporan dan membuat BAP dari laporan yang disampaikan keluarga TKW asal Tanjungjaya tersebut hari ini di bidang tenaga kerja. Nama ibu angkatnya Wiwin, sementara adiknya Rizki Maulana,” terang Heri.
Nantinya, lanjut dia, hasil BAP tersebut akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengajukan permohonan pemulangan Heni kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) yang selanjutnya berkoordinasi dengan KBRI di Arab Saudi.
“Laporannya sudah dikirim ke KP2MI oleh kami. Informasi dari keluarga TKW Heni Nuraeni, sekarang sudah mulai berkomunikasi lagi. Jadi menurut informasi dari keluarganya, Heni sudah keluar dari rumah majikannya di Jeddah,” ungkap dia.
Ia menambahkan, keluarga juga mengabarkan bahwa Heni sudah dapat menggunakan telepon genggamnya dan kembali berkomunikasi dengan keluarga di Tasikmalaya. Saat ini Heni sedang menjalani persidangan di Arab Saudi untuk memperoleh Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).
