AC Milan vs Inter Milan: Ujian Sesungguhnya Bagi Ruben Amorim

Ruben Amorim
Ruben Amorim  Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Laga pramusim bertajuk Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa.

Bagi pelatih baru Rossoneri, Ruben Amorim, duel melawan rival sekota ini akan menjadi ujian pertama untuk mengukur sejauh mana ide dan filosofi permainannya mulai dipahami para pemain.

Pertandingan akan digelar di Optus Stadium, Perth, Australia, pada Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 17.30 WIB dan disiarkan langsung melalui MDTV.

Baca Juga:AC Milan Inginkan Brahim Diaz, Leao Tolak Pinangan FenerbahceComo Kebut Rekrut 3 Pemain: Transfer Yan Couto Hampir Rampung, Trevoh Chalobah Ditawar Rp600 Miliar 

Meski hasil akhir bukan target utama, laga ini dipandang sebagai tolok ukur awal bagi Milan sebelum menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

Amorim menegaskan bahwa dirinya belum mencari performa sempurna dari timnya. Namun, ia ingin melihat perkembangan nyata setelah beberapa pekan menjalani pemusatan latihan di Australia.

Hal yang paling menjadi perhatian pelatih asal Portugal itu adalah organisasi permainan saat tim kehilangan penguasaan bola.

Dalam laga sebelumnya melawan Celtic di Glasgow, Milan dinilai masih memiliki banyak kelemahan, terutama dalam menjaga jarak antarlini dan mengantisipasi serangan balik lawan.

Menghadapi Inter yang dikenal memiliki permainan cepat dan rapi, kelemahan tersebut dipastikan akan mendapat ujian yang jauh lebih berat.

Amorim menginginkan timnya tampil lebih kompak saat bertahan, mampu melakukan tekanan tinggi secara terkoordinasi, menutup ruang di area tengah, serta mencegah lawan menemukan celah di antara lini tengah dan pertahanan.

Inter Milan asuhan Cristian Chivu dikenal piawai mengalirkan bola dari satu sisi lapangan ke sisi lainnya dengan cepat.

Baca Juga:Siapa Vasilije Kostov? Bintang Muda Red Star Belgrade yang Jadi Incaran Inter MilanCalhanoglu Ingin Gabung Fenerbahce, Inter Pasang Tarif Rp400 Miliar

Selain itu, Nerazzurri juga sering melibatkan banyak pemain saat membangun serangan.

Karena itu, sedikit saja kesalahan koordinasi dalam melakukan pressing bisa langsung dimanfaatkan oleh Inter untuk menciptakan peluang berbahaya.

Pelatih berusia 41 tahun tersebut juga berharap kedua wing-back Milan memiliki kontribusi lebih besar dalam fase bertahan.

Menurutnya, keseimbangan antara menyerang dan bertahan menjadi salah satu kunci keberhasilan sistem permainan yang ingin ia bangun.

Selain aspek pertahanan, perhatian juga tertuju pada eksperimen Amorim di lini depan.

Salah satu pemain yang paling dinantikan penampilannya adalah Christopher Nkunku. Penyerang asal Prancis itu berpeluang dimainkan sebagai gelandang serang di belakang striker utama.

0 Komentar