Posisi tersebut dinilai sangat cocok dengan karakteristik permainan Nkunku yang memiliki kemampuan bergerak di ruang sempit, menerima bola di antara lini pertahanan lawan, serta melakukan penetrasi ke kotak penalti dengan timing yang sulit ditebak.
Peran itu juga mengingatkan publik pada performa terbaik Nkunku saat masih membela RB Leipzig, ketika ia menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Bundesliga dan masuk dalam daftar pemain yang banyak diburu klub-klub elite Eropa.
Jika mampu menemukan kembali performa terbaiknya, Nkunku bisa menjadi senjata baru Milan musim ini.
Baca Juga:AC Milan Inginkan Brahim Diaz, Leao Tolak Pinangan FenerbahceComo Kebut Rekrut 3 Pemain: Transfer Yan Couto Hampir Rampung, Trevoh Chalobah Ditawar Rp600 Miliar
Laga melawan Inter juga akan menjadi momen yang dinantikan para pendukung Rossoneri karena kemungkinan tampilnya dua nama besar.
Striker anyar Goncalo Ramos diperkirakan menjalani debut tidak resminya bersama AC Milan setelah bergabung pada bursa transfer musim panas.
Penyerang asal Portugal itu diharapkan mulai membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya, meski kemungkinan hanya bermain dalam waktu terbatas.
Sementara itu, Rafael Leao juga diprediksi kembali merumput setelah baru bergabung dengan skuad usai menjalani liburan pasca-Piala Dunia.
Sebelumnya, masa depan Leao sempat menjadi bahan spekulasi setelah mendapat tawaran dari Fenerbahce.
Namun, winger Timnas Portugal itu dikabarkan lebih memilih bertahan di San Siro karena merasa cocok dengan proyek yang tengah dibangun Ruben Amorim.
Kehadiran Leao dan Ramos di lini depan tentu menjadi kabar baik bagi Milan yang ingin meningkatkan efektivitas serangan setelah musim lalu kerap kesulitan memaksimalkan peluang.
Baca Juga:Siapa Vasilije Kostov? Bintang Muda Red Star Belgrade yang Jadi Incaran Inter MilanCalhanoglu Ingin Gabung Fenerbahce, Inter Pasang Tarif Rp400 Miliar
Meski hanya berstatus laga pramusim, Derby della Madonnina di Perth memiliki arti penting bagi kedua tim.
Bagi Amorim, pertandingan ini akan memberikan gambaran sejauh mana para pemain mulai memahami prinsip permainan yang ingin diterapkannya.
Ia belum mengharapkan Milan tampil sempurna, tetapi ingin melihat tim yang lebih terorganisasi saat bertahan dan lebih tajam ketika melakukan transisi menyerang.
Setelah pertandingan ini, AC Milan dan Inter Milan juga akan kembali bertemu dalam dua laga resmi Serie A musim 2026/2027.
Pertemuan pertama dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober atau 1 November 2026, dengan Milan bertindak sebagai tuan rumah.
