Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi AC Milan.
Di satu sisi, manajemen masih berupaya merampungkan proses penjualan beberapa pemain, terutama Rafael Leao, sementara di sisi lain Amorim membutuhkan tambahan amunisi agar bisa menerapkan skema permainan yang diinginkannya sejak awal musim.
Jika situasi ini tidak segera teratasi, Rossoneri berisiko kembali terlambat membangun kekuatan tim seperti yang terjadi pada beberapa bursa transfer sebelumnya.
