Gerakan Pangan Murah di Tamansari Tasikmalaya Jawab Tantangan Harga! Kolaborasi DPR RI, DPD RI dan Pemkot

Gerakan Pangan Murah Kota Tasikmalaya
Anggota Komisi III DPR RI, Lola Nelria Oktavia, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra dan Anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami Komeng saat meninjau tenda GPM di Tamansari, Rabu (29/7/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Stabilnya angka inflasi tidak serta-merta membuat persoalan keterjangkauan pangan selesai.

Di tengah harga sejumlah kebutuhan pokok yang masih fluktuatif, Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), DPD RI dan DPR RI melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Tamansari, Rabu (29/7/2026).

Program tersebut menjadi salah satu ikhtiar menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) agar masyarakat tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga:Cibangbay Cup 2026 Jadi Panggung Tarkam Talenta Lokal, 23 Tim Berebut Piala Ketua PSSI Kota TasikmalayaKapolres Tasikmalaya Kota Resmi Berganti, ini Pesan Kapolda Jabar

Di balik ramainya antrean warga, terselip pesan bahwa menjaga daya beli masyarakat tak cukup hanya mengandalkan angka inflasi yang membaik, tetapi harus diikuti langkah nyata di lapangan.

Kegiatan semakin lengkap dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, pelepasan dua truk tangki bantuan air bersih oleh BPBD untuk wilayah yang mengalami kekeringan di Tamansari, pembagian sekitar 135 bibit tanaman buah dan tanaman kehutanan dari KCD Kehutanan Provinsi Jawa Barat, serta penyerahan bantuan simbolis kepada yayasan sosial.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lola Nelria Oktavia, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Ia mengapresiasi kolaborasi Badan Pangan Nasional, DPD RI, Pemerintah Kota Tasikmalaya dan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

“Kita semua tentu berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga tidak membebani masyarakat. Program seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Lola, kolaborasi lintas lembaga menjadi modal penting menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

Ia mengaku sejumlah gagasan lahir dari komunikasi bersama Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami Komeng dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra.

Baca Juga:Si Kece Badai! Jawaban Dinkes Kota Tasikmalaya Benahi Budaya Kerja ASN, Pelayanan Tak Cukup Sekadar CepatTerapi Musik di Yayasan Mentari Hati Buktikan Sobat Jiwa Tasikmalaya Tak Kehilangan Nada Kehidupan

“Setiap kami berkumpul selalu muncul ide bagaimana membuat gebrakan yang bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari kolaborasi-kolaborasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami Komeng menyebut dirinya lebih banyak berperan sebagai penghubung yang mempertemukan berbagai pihak hingga program tersebut dapat diwujudkan.

0 Komentar