TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tongkat komando di Polres Tasikmalaya Kota kini resmi berpindah tangan.
AKBP Andik Eko Siswanto SH SIK MH resmi menjabat Kapolres Tasikmalaya Kota setelah mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr Pipit Rismanto SIK MH di Aula Ditlantas Polda Jabar, Selasa (28/7/2026).
Informasi Humas Polda Jabar, sertijab tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan di Polres Tasikmalaya Kota, menyusul promosi AKBP Andi Purwanto SIK MH yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Subang.
Baca Juga:Si Kece Badai! Jawaban Dinkes Kota Tasikmalaya Benahi Budaya Kerja ASN, Pelayanan Tak Cukup Sekadar CepatTerapi Musik di Yayasan Mentari Hati Buktikan Sobat Jiwa Tasikmalaya Tak Kehilangan Nada Kehidupan
Pergantian pimpinan menjadi bagian dari rotasi rutin Polri yang bukan sekadar pergantian nama di papan jabatan, tetapi juga estafet tanggung jawab menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Kapolda Jabar juga melantik sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran lainnya, di antaranya Kapolres Garut, Cimahi, Subang, Sukabumi, Purwakarta, Sumedang, Tasikmalaya, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Ciamis hingga Cirebon Kota.
Kapolda Jabar menegaskan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier, penyegaran organisasi, sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Para pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat segera beradaptasi dengan wilayah tugasnya, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta memperkuat implementasi Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebelumnya, pergantian Kapolres Tasikmalaya Kota telah ditetapkan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Dalam surat tersebut, AKBP Andik Eko Siswanto yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Jawa Barat ditunjuk menggantikan AKBP Andi Purwanto.
Rotasi itu merupakan bagian dari mutasi sejumlah pejabat utama dan Kapolres di lingkungan Polda Jawa Barat sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
Pergantian pimpinan diharapkan tidak mengubah arah pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Baca Juga:Brimob Masuk Madrasah di Tasikmalaya, Bentengi Pelajar dari Bullying hingga Jerat Media SosialHari Anak Nasional di Tasikmalaya, Komunitas Sahabat Sejalan Sentil Negara soal Nasib Anak Terlantar
Sebab, meski tongkat komando berganti, pekerjaan rumah menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan pelayanan publik, serta merawat kepercayaan masyarakat tetap menjadi tugas yang harus dituntaskan oleh pemimpin baru.
Di situlah ujian sesungguhnya dimulai—jabatan boleh berganti, tetapi ekspektasi publik tak pernah ikut pensiun. (rezza rizaldi)
