Menanti Awan Hitam Demi Setetes Air, TMMD ke-129 Menjawab Derita Kekeringan di Kampung Cilintung Tasikmalaya

pendim
Salah seorang warga tengah memanfaatkan air dari sumur bor hasil pembangunan Program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026.
0 Komentar

Kendati begitu, warga harus rela menyusuri jalan setapak untuk sampai di kampung tetangga. Dengan beban belasan liter air, perjalanan 400 meter terasa dua kali lipat lebih jauh. Apalagi di bawah terik matahari kemarau yang menyengat.

Warga Desa Parungponteng Solid Kekeringan yang mendera warga Kampung Cilintung ternyata masih menyisakan rasa sejuk. Warga dari tetangga kampung menyambut kedatangan warga Cilintung dengan tangan terbuka. Mereka solid. Tanpa memungut biaya, sumur-sumur yang masih berair dibagikan cuma-cuma.

Sebetulnya warga Kampung Cilintung memahami, jika kemarau terus berlanjut, sumber air di kampung tetangga bisa ikut menyusut. Namun ketidakberdayaan karena kekeringan, memaksa warga untuk menutupi rasa risau itu. Sehingga tak heran, saban sore tatapan warga Cilintung sering kali tertuju pada langit. Berharap ada gumpalan awan hitam yang membawa kabar baik.

Baca Juga:Khawatir Mengancam Kondusivitas, MUI Pangandaran Cermati Beredarnya Isu Sara Agama di MuskerdaOmset Pedagang Tradisional Pangandaran Menurun, Tergerus Pasar Digital

“Selama hujan belum turun, tradisi berjalan kaki membawa jeriken akan terus menjadi rutinitas harian,” tuturnya sambil mendongakan kepala melihat ke langit.

Kekeringan di Kampung Cilintung adalah potret kecil dari tantangan klasik daerah perbukitan saat kemarau tiba. Lebih dari sekadar bantuan darurat alisa bantuan sementara, warga merindukan solusi jangka panjang. Bagi warga Cilintung, air bersih bukan sekadar kebutuhan, melainkan setetes harapan untuk bertahan hidup.

Program TMMD ke-129 Jadi Solusi

Setelah sekian lama menghadapi fenomena ini, harapan warga akhirnya terjawab. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 oleh Kodim 0612 Tasikmalaya hadir memberikan solusi. Berbagai upaya penanganan, seperti pembangunan sumur bor, penyaluran air bersih, hingga perbaikan jaringan distribusi air mulai memberikan hasil yang nyata.

Kini, warga Kampung Cilintung tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan air atau mengantre berjam-jam demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. TNI melalui Program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 menjadi jawaban atas doa dan penantian panjang mereka.Program yang dikerjasamakan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya, TNI melalui Kodim 0612 Tasikmalaya dan masyarakat, mampu mengatasi persoalan kekeringan yang selama ini menjadi beban masyarakat.

Melalui program ini, TMMD ke-129 juga tidak hanya membuat satu sumur bor. Sumur bor ini dibuat di halaman depan Masjid Kampung Cilintung. Di depan masjid juga terdapat sebuah bak berukuran lebih kurang 3×2 meter.

0 Komentar