Selama 6 Hari, ‎Pembina Pramuka di Tasikmalaya Akan Digodok Lewat KML di Tamansari

Kurus Pembina Pramuka Tasikmalaya
Penyelenggara dan peserta KML Kwarran Tamansari dalam kegiatan peningkatan kompetensi pembina Pramuka di Tasikmalaya, Jumat (24/7/2026). (Foto: Firgiawan/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme para pembina. Salah satunya melalui pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) yang digelar di lingkungan Kwartir Ranting (Kwarran) Tamansari.

‎‎Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Jumat (24/7/2026) dan dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 24, 25, 26, 31 Juli serta 1 dan 2 Agustus 2026.

‎Pelaksanaan teknis kegiatan dipercayakan kepada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab Kota Tasikmalaya. Lembaga tersebut berfokus pada pendidikan dan pelatihan bagi anggota dewasa Gerakan Pramuka.

Baca Juga:Viral Video Tindakan Asusila di Jalan HZ Mustofa, Lurah dan Satpol PP Kota Tasikmalaya Cari PelakunyaArah Pengelolaan Parkir di Kota Tasikmalaya Dinilai Semakin Tidak Efektif, Satgas Akan Menambah Pembiayaan

‎Kapusdiklatcab Pramuka Kota Tasikmalaya Drs. AAM Abdullah M, S.Pd., M.M. mengapresiasi para peserta yang memiliki kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan peran sebagai pembina Pramuka.

“Kami berterima kasih kepada para peserta yang mau melanjutkan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam membina generasi muda, khususnya yang berpangkalan di satuan penggalang. Kami apresiasi, apalagi kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

‎Sementara itu, Konsultan Kegiatan sekaligus Waka Bidang Huminfo Kwarcab Kota Tasikmalaya, Eri Kustiaman Mpd, turut mendampingi pelaksanaan kegiatan KML tersebut. Kehadiran jajaran Kwarcab diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pendidikan dan pelatihan para pembina selama kegiatan berlangsung.

‎‎KML ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan kapasitas para pembina Pramuka. Peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, sikap serta pengalaman agar mampu menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan, Metode Kepramukaan dan Sistem Among secara efektif sesuai dengan perkembangan karakter peserta didik.

‎Dalam pelaksanaannya, kursus tersebut menggunakan kurikulum dengan total durasi 70 Jam Pelajaran (JP). Materi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pembina dalam menjalankan tugas pembinaan secara lebih optimal.

‎Sebanyak 29 pembina Pramuka pilihan dari Kwarran Tamansari mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari enam pembina laki-laki dan 23 pembina perempuan.

‎Tingginya jumlah peserta perempuan menunjukkan antusiasme dan komitmen para pembina dalam mengambil peran membina serta mendampingi generasi muda melalui Gerakan Pramuka di wilayah Tamansari.

0 Komentar