Untuk memberikan kesempatan yang merata kepada seluruh pelaku usaha, Pemkab Tasikmalaya membagi area pameran ke dalam beberapa zona. Area di dalam Kompleks Perkantoran Bupati diisi oleh UMKM binaan Bank Indonesia Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, sedangkan area di luar kompleks diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro dari masyarakat sekitar agar turut merasakan dampak ekonomi dari perayaan tersebut.
Cecep menegaskan, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Di Hari Jadi ini mereka kita berikan ruang pameran, pelatihan hingga akses pasar. Harapannya mereka bisa naik kelas, berkembang, dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. UMKM kuat, Tasik pasti kuat,” tegasnya.
Baca Juga:Prabowo Tunjuk Pria Kelahiran Tasikmalaya Ini Jadi Wakil Jaksa AgungHari Anak Nasional Dibayangi Bullying, UPTD PPA Kota Tasikmalaya Soroti Peran Keluarga sebagai Pangkal Masalah
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang menjadikan UMKM sebagai fokus utama peringatan Hari Jadi ke-394.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk lokal. Ia juga mendukung rencana Bupati Tasikmalaya dalam mengembangkan Sentra Batik Sukapura agar semakin dikenal luas dan mampu menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif Kabupaten Tasikmalaya.
“Ke depan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya harus semakin memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM. Produk-produk lokal saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan harus terus didorong agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Budi.
Ia berharap kepemimpinan Bupati Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi terus mengedepankan pembangunan yang seimbang, tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan pelayanan kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia.
Dengan konsep baru yang lebih berpihak kepada pelaku usaha lokal, peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM, pelestarian budaya lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ujang Nandar)
