Nobar Piala Dunia 2026 di Dadaha Diserbu Warga, Viman Pastikan Final Digelar Lagi Meski Inggris Tersingkir

nobar Piala Dunia 2026
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memberikan sambutan sekaligus menyemangati peserta nobar semifinal Piala Dunia 2026 di GCC Kompleks Olahraga Dadaha, Kamis (16/7/2026) dini hari. diskominfo for radartasik.id 
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 tak menyurutkan semangat kebersamaan warga Kota Tasikmalaya.

Justru, antusiasme ratusan masyarakat yang memadati kawasan Gelanggang Creative Center (GCC) Kompleks Olahraga Dadaha, Kamis (16/7/2026) dini hari, menjadi sinyal bahwa ruang publik kembali hidup sebagai tempat berkumpul dan berekspresi.

Suasana nobar berlangsung meriah sejak pertandingan dimulai. Layar lebar yang dipasang di kawasan GCC menjadi magnet bagi masyarakat, komunitas sepak bola, pegiat olahraga hingga jajaran pemerintah daerah.

Baca Juga:Dadaha Dijaga Lebih Ketat, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Patroli dan Tata PKLIsu Keuntungan Vendor Parkir 5 Persen Mencuat, Kebocoran Setoran Jadi PR Pengelolaan Parkir Kota Tasikmalaya

Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh sepanjang laga semifinal, menegaskan bahwa sepak bola masih menjadi bahasa yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan yang hadir langsung di lokasi mengaku menerima hasil pertandingan dengan lapang dada meski tim favoritnya, Inggris, gagal melaju ke final.

“Enggak apa-apa, menang kalah itu biasa. Inggris memang harus menunggu lagi sejak tahun 1966 untuk bisa menjadi juara Piala Dunia,” ujarnya usai pertandingan.

Menurut Viman, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan sekadar siapa yang menang atau kalah.

Lebih dari itu, nobar menjadi momentum menghidupkan kembali ruang publik sekaligus memperkuat konsep sport tourism yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Ia menilai kawasan Dadaha memiliki potensi menjadi pusat aktivitas olahraga dan hiburan masyarakat.

“Di Dadaha kita bisa berekspresi melalui sport tourism. GCC juga kita aktifkan lagi, sehingga kawasan Dadaha menjadi ruang sport tourism yang asyik untuk masyarakat. Salah satunya melalui nobar seperti ini,” katanya.

Baca Juga:GECE 112 kota Tasikmalaya Tambah Fitur, Laporan Darurat Tak Lagi Bergantung TeleponJNE Perkuat Bisnis UMKM Lewat JLC Member Gathering

Melihat tingginya animo masyarakat, Pemkot Tasikmalaya memastikan akan kembali menggelar nonton bareng pada partai final Piala Dunia 2026.

“Nanti saat final, Insyaallah Pemkot akan menyelenggarakan nobar lagi. Mari warga Kota Tasikmalaya tetap semangat berolahraga, semangat menjadi juara, dan menjunjung persaingan yang sehat,” ajaknya.

Meski Inggris tersingkir, Viman tetap membawa sedikit rivalitas sepak bola dengan nada bercanda. Saat ditanya tim yang dijagokan di final, ia mengaku berharap Argentina gagal menjadi juara.

“Karena Argentina mengalahkan Inggris, ya saya berharap Argentina kalah di final oleh Spanyol,” ucapnya sambil tersenyum.

0 Komentar