TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Layanan kegawatdaruratan Gerak Cepat (GECE) 112 Kota Tasikmalaya terus berbenah agar respons terhadap kondisi darurat semakin cepat dan mudah dijangkau masyarakat.
Salah satu terobosannya adalah penambahan fitur Omni Channel, yang memungkinkan warga menyampaikan laporan tidak hanya melalui sambungan telepon, tetapi juga lewat berbagai platform media sosial.
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Call Taker dan Responder GECE 112 yang digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga:JNE Perkuat Bisnis UMKM Lewat JLC Member GatheringHilangkan Stigma Takut Datang ke Kejaksaan, Kejari Kota Tasikmalaya Perkuat Pelayanan Publik
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari DSI (Digital Sandi Informasi) dan diikuti para petugas call taker, responder, serta dihadiri Kepala Diskominfo Kota Tasikmalaya.
Penambahan fitur Omni Channel menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selama ini laporan kegawatdaruratan hanya dapat dilakukan melalui sambungan telepon 112.
Dengan sistem baru tersebut, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan kanal pelaporan sehingga akses layanan menjadi lebih fleksibel.
Di tengah era digital, pelayanan publik dituntut bergerak lebih cepat. Jangan sampai teknologi sudah melaju, tetapi jalur pengaduan masih terjebak di satu pintu.
Kehadiran Omni Channel diharapkan menjadi jawaban agar laporan masyarakat tidak lagi tersendat hanya karena kendala jaringan telepon.
Selain memperkenalkan Omni Channel, narasumber juga memaparkan sejumlah pembaruan fitur yang dirancang untuk mendukung kinerja petugas call taker dan responder.
“Kualitas layanan kegawatdaruratan GECE 112 harus terus ditingkatkan salah satunya melalui kegiatan bimtek hari ini. kami mengapresiasi para petugas GECE 112 yang tidak kenal lelah untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama 24 jam bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” ujar Kepala Dinas Kominfo, Amran Saefullah.
Baca Juga:Pajak Baru 44 Persen, Wali Kota Tasikmalaya Minta Retribusi Tak Jalan di TempatMotor Versus Motor Lalu Terlindas Bus di Jalan Moch Hatta Kota Tasikmalaya
Pembaruan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penerimaan laporan, koordinasi antarinstansi, hingga penanganan kejadian di lapangan.
Suasana bimtek berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, sekaligus menyampaikan berbagai masukan terkait tantangan pelayanan kegawatdaruratan.
Berbagai saran yang muncul diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan GECE 112 sebagai garda terdepan penanganan kondisi darurat di Kota Tasikmalaya. (rezza rizaldi)
