TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Memasuki usia ke-101 tahun, RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya memilih tidak sekadar merayakan perjalanan panjangnya.
Rumah sakit milik Pemerintah Kota Tasikmalaya itu justru menjadikan momentum milangkala sebagai ajang memperkuat layanan kesehatan, terutama pelayanan penyakit jantung melalui catheterization laboratory (cathlab) serta peningkatan kapasitas layanan dialisis atau cuci darah.
Direktur RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, dr Budi Tirmadi, mengatakan usia lebih dari satu abad menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:Isu Keuntungan Vendor Parkir 5 Persen Mencuat, Kebocoran Setoran Jadi PR Pengelolaan Parkir Kota TasikmalayaGECE 112 kota Tasikmalaya Tambah Fitur, Laporan Darurat Tak Lagi Bergantung Telepon
Bukan hanya mempertahankan sejarah, tetapi juga menghadirkan layanan yang semakin profesional, responsif, dan berkualitas.
“Di usia yang ke-101 tahun ini, kami berkomitmen agar RSUD dr Soekardjo mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Tasikmalaya secara lebih profesional, responsif, dan berkualitas,” ujarnya saat peringatan Milangkala RSUD dr Soekardjo, Rabu (15/7/2026).
Salah satu langkah konkret yang telah diwujudkan adalah beroperasinya layanan cathlab, fasilitas yang digunakan untuk diagnosis sekaligus tindakan medis pada pasien penyakit jantung.
Kehadiran layanan ini diharapkan mempercepat penanganan pasien tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Saat ini, layanan cathlab sudah dapat dimanfaatkan oleh pasien umum.
Sementara untuk peserta BPJS Kesehatan, kerja sama masih dalam tahap pengajuan administrasi.
Manajemen RSUD berharap proses tersebut segera selesai sehingga layanan cathlab bisa diakses lebih luas oleh masyarakat.
Sebab, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi yang membutuhkan penanganan cepat dan fasilitas medis memadai.
Baca Juga:JNE Perkuat Bisnis UMKM Lewat JLC Member GatheringHilangkan Stigma Takut Datang ke Kejaksaan, Kejari Kota Tasikmalaya Perkuat Pelayanan Publik
Selain memperkuat layanan jantung, RSUD dr. Soekardjo juga meningkatkan kapasitas pelayanan dialisis (cuci darah).
Pengembangan dilakukan melalui penambahan fasilitas serta peningkatan mutu pelayanan agar pasien gagal ginjal yang harus menjalani terapi rutin memperoleh pelayanan yang lebih optimal, aman, dan nyaman.
Menurut dr Budi, berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi rumah sakit dalam menjawab meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, baik di Kota Tasikmalaya maupun wilayah Priangan Timur.
Di usia yang telah menembus satu abad lebih, RSUD dr Soekardjo ingin membuktikan bahwa usia bukan sekadar angka.
