TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Memasuki lingkungan sekolah baru bukan hanya soal mengenal ruang kelas, guru, atau teman sebaya. Bagi SMK Bina Putera Nusantara (BPN) Kota Tasikmalaya, masa awal sekolah juga menjadi momentum menanamkan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan kepada peserta didik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Perkemahan Masa Tamu (Permata) yang menjadi penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di kampus BPN pada Jumat-Sabtu (7-8/8/2026) itu diikuti 180 siswa kelas X. Selama dua hari, peserta mengikuti beragam aktivitas, mulai dari pembinaan mental bersama TNI, edukasi kebencanaan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya, latihan keterampilan baris berbaris (LKBB), hingga karnaval dan fashion show.
Baca Juga:Defisit APBD Kota Tasikmalaya Membengkak Jadi Rp89,35 MiliarKUA–PPAS 2027 dan Ujian Keberpihakan Anggaran: Apakah Pagu OPD Sudah Mengikuti Prioritas?
Kepala SMK BPN, Sri Pujiani MPd, mengatakan, Permata dirancang sebagai wahana membangun karakter siswa sejak awal mereka memasuki jenjang pendidikan SMK. Melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin menanamkan nilai-nilai yang akan menjadi bekal peserta didik selama menjalani proses pembelajaran.
“Ada tiga poin penting yang harus ditanamkan dalam kegiatan Permata ini, yaitu nilai kebersamaan dan gotong royong, kemandirian, serta kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Menurut Sri, kebersamaan perlu dibangun sejak awal karena peserta didik berasal dari latar belakang yang berbeda. Selama tiga tahun ke depan, mereka akan belajar, berinteraksi, dan melakukan berbagai aktivitas bersama.
Karena itu, Permata menjadi ruang bagi siswa untuk saling mengenal, membangun kerja sama, dan menumbuhkan rasa saling percaya sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah. Selain mempererat kebersamaan, rangkaian kegiatan tersebut juga dirancang untuk melatih kemandirian dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan TNI yang memberikan pembinaan mental kepada para siswa. Selain latihan keterampilan baris berbaris, peserta juga dibekali pembiasaan sikap disiplin, etika berkomunikasi, dan tanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Kami juga bekerja sama dengan pihak luar, yaitu TNI, untuk memberikan bimbingan mental. Harapannya anak-anak lebih kuat mentalnya dan lebih siap mengikuti pembelajaran di SMK Bina Putera Nusantara, terutama dengan kedisiplinan yang baik,” kata Sri.
