Jangan Diajukan Terus, Pak Kadis… Realisasikan!

Viman alfarizi
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama Kepala Dispora Deddy Mulyana menyisir trotoar Dadaha. (Ist)
0 Komentar

Karena sesungguhnya, politik pembangunan selalu diuji oleh satu hal yang sangat sederhana. Bukan oleh janji.

Bukan oleh unggahan media sosial. Melainkan oleh perubahan yang benar-benar bisa dilihat dan dirasakan.

Dadaha kini sedang berada di persimpangan. Ia bisa tetap menjadi ruang publik yang semrawut, penuh konflik, dan sesekali melahirkan insiden.

Baca Juga:Doktor Dadaha!Isyarat Budi Budiman!

Atau sebaliknya. Menjadi kawasan yang tertib, nyaman, dan mampu memberi manfaat bagi semua—pedagang, pengunjung, atlet, maupun pemerintah daerah.

Langkah Viman pagi itu baru sebuah pembuka. Masih banyak pekerjaan yang menunggu. Sebab menata kota tidak pernah selesai hanya dengan berjalan kaki.

Tetapi setiap perubahan besar memang hampir selalu dimulai dari satu langkah kecil. Dan langkah itu, kali ini, dimulai dari Dadaha. (red)

0 Komentar