Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Viman Tepati Janji Push-Up 20 Kali di Nobar Dadaha

Inggris kalah dari Argentina
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menepati janji melakukan 20 kali push-up usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina, Kamis (16/7/2026) dini hari. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kekalahan Timnas Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 tak hanya menyisakan kekecewaan bagi para pendukung The Three Lions.

Di Kota Tasikmalaya, hasil pertandingan itu justru melahirkan momen sportivitas yang mengundang tepuk tangan ratusan warga.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menepati tantangan yang telah disepakatinya sebelum laga dimulai dengan melakukan 20 kali push-up usai Inggris takluk 1-2 dari Argentina.

Baca Juga:Dadaha Dijaga Lebih Ketat, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Patroli dan Tata PKLIsu Keuntungan Vendor Parkir 5 Persen Mencuat, Kebocoran Setoran Jadi PR Pengelolaan Parkir Kota Tasikmalaya

Aksi tersebut dilakukan sesaat setelah peluit panjang dibunyikan dalam kegiatan nonton bareng (nobar) di halaman Gedung Creative Center (GCC) Kompleks Olahraga Dadaha, Kamis (16/7/2026) dini hari.

Tantangan itu bermula dari kesepakatan spontan antara Viman, yang menjagokan Inggris, dengan pendukung Argentina, Opik Taufik Haq.

Mereka sepakat, pihak yang timnya kalah harus menjalankan konsekuensi yang telah ditentukan.

Jika Inggris kalah, Viman bersedia melakukan 20 kali push-up. Sebaliknya, apabila Argentina tersingkir, Opik yang juga Wakil Sekretaris PW Ansor Jawa Barat siap berjalan kaki dari lokasi nobar menuju Masjid Agung Kota Tasikmalaya untuk menunaikan salat Subuh berjamaah.

“Ini bentuk sportivitas. Kalah menang itu biasa dalam sepak bola. Yang penting silaturahmi tetap terjaga. Dari awal sudah sepakat, kalau Inggris kalah saya push-up 20 kali, kalau Argentina kalah Opik jalan kaki ke Masjid Agung. Gentleman saja,” ujar Viman.

Janji itu pun langsung dibayar. Di hadapan ratusan penonton, Viman melakukan push-up tanpa ragu.

Menariknya, aksi tersebut ikut diikuti ajudan hingga sejumlah kepala perangkat daerah yang sama-sama mendukung Inggris.

Baca Juga:GECE 112 kota Tasikmalaya Tambah Fitur, Laporan Darurat Tak Lagi Bergantung TeleponJNE Perkuat Bisnis UMKM Lewat JLC Member Gathering

Suasana nobar yang semula dipenuhi ketegangan berubah menjadi riuh tepuk tangan.

Momen itu menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi acara.

Sesekali terdengar celetukan penonton yang membuat suasana semakin hangat.

Sepak bola pun kembali menunjukkan bahwa rivalitas cukup berhenti di lapangan, bukan di ruang silaturahmi.

Opik Taufik Haq mengatakan tantangan tersebut sejak awal memang dibuat untuk mencairkan suasana dan menambah kemeriahan nobar.

“Hiburan saja, seru-seruan. Pak Wali sangat gentleman membuktikan apa yang telah disampaikan,” katanya.

Menurutnya, kesediaan Viman menepati janji sederhana itu menjadi contoh sikap yang patut diapresiasi.

0 Komentar