BANJAR, RADARTASIK.ID – Gempa bumi berskala 5.3 magnitudo Rabu 5 Agustus 2026 sekitar pukul 21.55 WIB dirasakan hingga di daerah lainnya, termasuk Kota Banjar.
Gempa tersebut bahkan membuat bagian dapur rumah milik Djumhana (73) warga Lingkungan Tanjungsukur RT 01 RW 15 Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman ambruk.
Menurut pemilik rumah, saat terjadi gempa dia sedang tidur. “Tapi waktu mau ke dapur tadi pagi, genteng sudah di lantai berserakan dan melihat ke atas atapnya bolong,” ucapnya, Kamis 6 Agustus 2026.
Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara
Dirinya langsung berkoordinasi dengan ketua RT setempat. Pegawai kelurahan Hegarsari turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan.
Lurah Hegarsari Angga Tri Permana membenarkan bagian dapur rumah warganya ambruk dampak gempa bumi yang terjadi tadi malam.
“Bangunan rumahnya memang sudah lama, dan kondisinya normal-normal saja (tidak ada kerusakan). Dampak gempa, atap ambruk dan dinding retak-retak,” ucapnya.
Pihaknya sudah melakukan pengecekan dan sudah dilaporkan ke kepala daerah dan akan diajukan bantuannya ke dinas terkait untuk perbaikannya.
Akibat kejadian tersebut pemilik rumah mengalami kerugian belasan juta rupiah karena menyebabkan atap dan dinding rumahnya ambruk.
“Kita laporkan tertulis ke Wali Kota tembusan BPBD. Dan akan kita ajukan bantuannya ke tingkat kota melalui dinas LH (lingkungan hidup) dan Baznas Kota Banjar,” ujarnya. (Anto Sugiarto)
