PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Warga di di terminal Kalipicang Pangandaran tiba-tiba dititipi bayi perempuan oleh wanita misterius, Kamis (6/8/2026). Belum diketahui motifnya, namun saat ini kepolisian tengah menyelidiki identitas dan asal-usul keluarga bayi.
Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Kalipucang Polres Pangandaran yang berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta memeriksa kesehatannya. Diketahui, usia bayi perempuan usia 8 bulan tersebut memiliki fisik yang sehat.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, melalui Kapolsek Kalipucang IPTU Ridwan mengatakan, penemuan bayi tersebut berawal dari laporan seorang warga bernama Silvi Sukriyanti yang menemukan bayi bersama seorang perempuan yang diduga merupakan ibu kandungnya di Musala Terminal Kalipucang.
Baca Juga:Digitalisasi Parkir Kota Tasikmalaya Baru Sebatas Mimpi, Vendor: Jangan Dipaksa SeragamPolemik Harim Laut Pantai Madasari Pangandaran Masih Menggantung, Klaim Kepemilikan Belum Disertai Sertifikat
“Menurut keterangan pelapor, perempuan tersebut sempat memandikan bayi di musala terminal. Saat diajak berkomunikasi, jawabannya tidak jelas atau mengelantur. Tidak lama kemudian perempuan tersebut menitipkan bayi kepada pelapor dengan pesan agar dirawat selama sepuluh hari dan tidak diserahkan kepada siapa pun. Namun, perempuan tersebut tidak bersedia memberikan identitasnya,” menurutnya.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Kalipucang bersama petugas kesehatan segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi. Hasil pemeriksaan di Puskesmas menunjukkan bayi perempuan yang diperkirakan berusia sekitar delapan bulan tersebut dalam kondisi sehat dengan panjang badan 68 sentimeter, berat badan 7,1 kilogram, lingkar kepala 46 sentimeter, saturasi oksigen 98 persen, dan denyut nadi 116 kali per menit.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, perempuan yang diduga ibu bayi sebelumnya diketahui bermalam dan tidur di emperan salah satu rumah makan di sekitar Terminal Kalipucang. Hingga saat ini identitas maupun keberadaannya masih dalam penyelidikan.
Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya pencarian terhadap ibu maupun keluarga bayi, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri informasi dari masyarakat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui identitas atau keberadaan ibu maupun keluarga bayi tersebut agar segera menghubungi Polsek Kalipucang atau Polres Pangandaran sehingga penanganan terhadap bayi ini dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Sejurus dengan itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Pangandaran Maman Permana mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga. Pihaknya saat ini masih menelusuri keluarga bayi tersebut.
