Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hadirkan Inovasi Edukasi Diabetes

Buku Saku Lentera DM
Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya saat melakukan uji coba penelitian di Puskesmas Kahuripan, Kota Tasikmalaya pada tanggal 10 Juni 2026. (IST)
0 Komentar

Kepala Puskesmas Kahuripan menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan penelitian tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan puskesmas sangat penting dalam menghasilkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis bukti ilmiah.

“Kami menyambut baik penelitian ini karena memberikan manfaat langsung kepada pasien sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas edukasi kesehatan di Puskesmas. Semoga hasil penelitian ini dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga membantu pasien Diabetes Melitus menjalankan perawatan diri dengan lebih baik,” ujarnya.

Kusmiyati menambahkan bahwa edukasi kesehatan tidak cukup hanya dilakukan saat pasien datang berobat. Pasien memerlukan media yang dapat dipelajari kembali bersama keluarga di rumah agar pesan-pesan kesehatan dapat diterapkan secara konsisten.

Baca Juga:Doktor Dadaha!Isyarat Budi Budiman!

“Kami berharap Buku Saku Lentera DM dapat menjadi salah satu media edukasi yang digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya puskesmas. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kepatuhan pasien, diharapkan risiko komplikasi Diabetes Melitus dapat ditekan sehingga kualitas hidup penderita menjadi lebih baik,” katanya.

Penelitian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil penelitian akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah serta menjadi rekomendasi bagi pengembangan program edukasi Diabetes Melitus di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Melalui inovasi Buku Saku Lentera DM, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis penelitian untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pengendalian penyakit tidak menular di Kota Tasikmalaya. (rls)

0 Komentar