Hilangkan Stigma Takut Datang ke Kejaksaan, Kejari Kota Tasikmalaya Perkuat Pelayanan Publik

Forum Konsultasi Publik Kejari Kota Tasikmalaya
Forum Konsultasi Publik (FKP) Optimalisasi Pelayanan Publik di Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Rabu (15/7/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Karena itu, komitmen seluruh jajaran menjadi syarat utama keberhasilan reformasi birokrasi maupun pembangunan Zona Integritas menuju WBK.

Senada, Relationship Manager Funding and Transaction BRI Tasikmalaya Alliqza Aminatu Haya membagikan praktik pelayanan prima yang diterapkan di dunia perbankan.

Menurutnya, pelayanan dimulai sejak nasabah memasuki kantor melalui sapaan ramah petugas keamanan hingga penyelesaian keluhan secara tuntas.

Baca Juga:Pajak Baru 44 Persen, Wali Kota Tasikmalaya Minta Retribusi Tak Jalan di TempatMotor Versus Motor Lalu Terlindas Bus di Jalan Moch Hatta Kota Tasikmalaya

Ia menjelaskan budaya pelayanan BRI bertumpu pada prinsip customer focus, didukung enam unsur utama pelayanan, yakni attitude, ability, attention, action, accountability, appearance, serta sympathy.

“Yang paling penting masyarakat merasa dihargai. Jangan memotong pembicaraan saat mereka menyampaikan keluhan, dengarkan sampai selesai lalu berikan solusi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh proses pelayanan harus memiliki standar operasional, dievaluasi secara berkala, dan terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan sekadar slogan, melainkan harus dibuktikan melalui konsistensi pelaksanaan di lapangan. (rezza rizaldi)

0 Komentar