Dembele Ungkap Pesan Rahasia Mbappé untuk Bobol Gawang Maroko: Saya Diminta Bermain di Tengah

Ousmane Dembele
Ousmane Dembele  Foto: Tangkapan layar Instagram@equipedefrance 
0 Komentar

Enam menit berselang, Prancis menggandakan keunggulan. Berawal dari umpan Mbappé di area tengah, Dembélé menggiring bola melewati satu pemain sebelum melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di pojok gawang Maroko.

Maroko sempat mencoba bangkit. Pada menit ke-84, sundulan dari situasi sepak pojok hampir memperkecil ketertinggalan, tetapi bola hanya mengenai sisi luar jaring.

Peluang terakhir Prancis datang melalui Bradley Barcola pada menit ke-88, namun Bounou kembali melakukan penyelamatan.

Baca Juga:Yamal Rayu Julian Alvarez Gabung Barcelona: Sosok yang Sempurna untuk Gaya Bermain BarcaAlessandro Costacurta Sindir Pemain AC Milan: Saya Punya Lima Gelar Liga Champions dan Tak Pernah Telat

Usai pertandingan, Ousmane Dembélé mengungkapkan bahwa golnya tidak lepas dari arahan khusus yang diberikan Mbappé beberapa saat sebelum serangan balik terjadi.

Menurut winger Paris Saint-Germain tersebut, Mbappé memintanya tetap berada di area tengah karena yakin akan muncul ruang kosong untuk melakukan serangan cepat.

“Sesaat sebelum gol itu, Kylian mengatakan kepada saya agar tetap berada di tengah. Dia bilang kami akan mendapatkan kesempatan lewat serangan balik. Dia kemudian melakukan pergerakan yang luar biasa untuk membuka ruang bagi saya,” ujar Dembélé.

“Saya memiliki sedikit ruang dan satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah mengarahkan bola tepat ke gawang. Kami sangat senang dengan kemenangan ini, tetapi sekarang kami harus kembali fokus untuk pertandingan berikutnya,” lanjutnya.

Dembélé juga menegaskan bahwa keberhasilan mencapai semifinal bukan alasan bagi Prancis untuk lengah.

Menurutnya, tim asuhan Didier Deschamps masih memiliki target yang lebih besar, yakni mempertahankan gelar juara dunia.

“Kami sangat bahagia. Ini adalah semifinal Piala Dunia ketiga secara beruntun bagi Prancis, sebuah pencapaian yang luar biasa. Namun kami harus tetap berkonsentrasi agar bisa melangkah hingga akhir turnamen,” katanya.

Baca Juga:Cardinale Rombak AC Milan: Kasus Mattia Liberali Jadi Pelajaran MahalAC Milan Versi Amorim: Leao Dijual, Pulisic Bermain di Belakang Goncalo Ramos

Ia juga mengaku kini memiliki tanggung jawab lebih besar sebagai salah satu pemain senior di skuad Les Bleus.

“Saya sudah sepuluh tahun membela tim nasional. Saya harus menjadi salah satu pemimpin di ruang ganti. Kami tahu Maroko adalah lawan yang sangat sulit, tetapi kerja keras kami akhirnya terbayar dengan dua gol tersebut,” tutup Dembélé.

0 Komentar