Wali Kota Tasikmalaya Bawa PR Transformasi Pelayanan Publik dari APEKSI

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi hadiri Rakernas APEKSI 
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan, Jumat (3/6/2026). prokopim for radartasik.id 
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 tak ingin sekadar menjadi agenda seremonial bagi Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi.

Forum nasional tersebut dimanfaatkan sebagai ruang berburu gagasan dan solusi untuk mempercepat transformasi pembangunan di Kota Tasikmalaya.

Mengusung tema Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat, Rakernas APEKSI yang berlangsung di Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 menjadi ajang sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antarkota dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Baca Juga:Bank Sampah Jadi Andalan, DLH Kota Tasikmalaya Perkuat SDM PengelolaSquad Hijrah Parkir Mannaku Tasikmalaya Ajak Anak Yatim Belanja Perlengkapan Sekolah Jelang Tahun Ajaran Baru

Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, hasil forum ini dinilai penting untuk memperkuat arah pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan transformasi digital, pengembangan ekonomi lokal, penguatan investasi, ketahanan pangan hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Selama mengikuti Rakernas, Viman menghadiri berbagai agenda strategis, di antaranya Dialog Kota Tangguh, pembukaan dan panel Rakernas, Indonesia City Expo (ICE), sidang pleno hingga penutupan.

Berbagai forum tersebut membahas sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur, tata kelola pemerintahan, digitalisasi layanan, hingga strategi meningkatkan daya saing kota.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah konsep Kota Tangguh. Ketangguhan kota tidak lagi dimaknai hanya sebagai kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga mencakup ketahanan fiskal, pelayanan publik yang adaptif, penguatan ekonomi masyarakat, kualitas lingkungan, kesiapan infrastruktur, serta kemampuan pemerintah daerah beradaptasi terhadap perubahan.

Tak hanya kepala daerah, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Tasikmalaya juga mengikuti forum tematik sesuai bidangnya.

Bappelitbangda mengikuti Forum BAKTI, Dinas Ketahanan Pangan menghadiri Forum Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup mengikuti Forum Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika menghadiri Forum Komunikasi dan Digital (Komdigi), sedangkan DPMPTSP mengikuti Forum Bisnis dan Investasi.

Keterlibatan perangkat daerah tersebut diharapkan memperkaya perspektif sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menyusun kebijakan yang lebih adaptif terhadap dinamika pembangunan nasional.

Baca Juga:Patroli Dini Hari Tekan Balap Liar dan Pesta Miras di Kota TasikmalayaRetribusi Seret, Pajak Aman! DPRD Kota Tasikmalaya Sindir Pemkot Harus Pakai Jurus The Power of Kepepet

Delegasi Pemerintah Kota Tasikmalaya juga memanfaatkan Indonesia City Expo sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah, produk unggulan, peluang investasi, serta menjalin jejaring dengan pemerintah kota lain.

0 Komentar